Ketua BAZNAS RI Dorong PUSDAI Jabar Terus Jadi Motor Penggerak Umat
- 12 Agt 2026 06:48 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Ketua BAZNAS RI sekaligus Wakil Pimpinan PUSDAI Jawa Barat periode pertama, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., mendorong PUSDAI Jabar terus menjadi motor penggerak umat.
- Peran tersebut dapat diperkuat melalui optimalisasi empat fungsi utama, yakni fasilitator, koordinator, dinamisator, dan inovator gerakan umat.
- Pernyataan itu disampaikan Sodik saat menghadiri peresmian Paviliun Sodik Mudjahid dan Paviliun Miftah di kompleks PUSDAI Jabar, Kota Bandung.
RRI.CO.ID, Bandung - Ketua BAZNAS RI sekaligus Wakil Pimpinan PUSDAI Jawa Barat periode pertama, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., mendorong PUSDAI Jabar terus menjadi motor penggerak umat. Peran tersebut dapat diperkuat melalui optimalisasi empat fungsi utama, yakni fasilitator, koordinator, dinamisator, dan inovator gerakan umat.
Pernyataan itu disampaikan Sodik saat menghadiri peresmian Paviliun Sodik Mudjahid dan Paviliun Miftah di kompleks PUSDAI Jabar, Kota Bandung, Selasa, 11 Agustus 2026. Ia berharap kepengurusan baru mampu melanjutkan peran strategis PUSDAI dalam menjawab tantangan zaman.
Sodik mengenang peran para tokoh dalam membangun PUSDAI pada masa awal. Perpaduan pengalaman tokoh senior dan semangat profesional generasi muda menjadi kekuatan dalam mengembangkan lembaga tersebut.
“Pada awal pembentukan PUSDAI, kami menjalankan empat fungsi utama dengan perpaduan pengalaman senior dan semangat profesional anak muda. Mudah-mudahan duet Jujun dan Ijang dapat membawa PUSDAI lebih maju,” jelas Sodik.
Menurut Sodik, empat fungsi tersebut menjadi fondasi penting dalam memfasilitasi sarana dakwah dan menyelaraskan potensi umat. Fungsi itu juga diperlukan untuk menghidupkan dinamika keumatan serta melahirkan inovasi di bidang sosial dan pendidikan.
Ia berharap pengurus PUSDAI Jabar dapat mempertahankan sekaligus mengevaluasi peran tersebut agar tetap relevan. Pengurus baru diharapkan mampu meneruskan fungsi fasilitator, koordinator, dinamisator, dan inovator secara berkelanjutan.
“Tentu ada kekurangan dan kelemahan dalam perjalanan PUSDAI. Jika masih relevan, mudah-mudahan Prof. Jujun dan Dr. Ijang dapat melanjutkan empat fungsi tersebut,” ujar Sodik.
Sementara itu, Pimpinan PUSDAI periode pertama Prof. Dr. K.H. Miftah Faridl mengapresiasi dedikasi para tokoh pendiri dan pejabat daerah yang memprakarsai lahirnya PUSDAI. Ia mengajak generasi muda menjaga komitmen terhadap agama dan bangsa melalui berbagai bidang pengabdian.
“Saya ingin mengajak yang muda-muda untuk terus berkomitmen kepada agama dan bangsa. Mari terus menyebarkan agama dan menjaga kecintaan kepada bangsa yang sama-sama kita cintai,” katanya.
Acara tersebut dihadiri Ketua DKM PUSDAI Jabar Dr. K.H. Jujun Junaedi, Sekda Jawa Barat Herman Suryatman, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan, dan Ketua DPRD Jawa Barat Buky Wibawa Karya Guna. Hadir pula Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih, Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Pipit Rismanto, Kepala Kanwil Kemenag Jawa Barat Dudu Rohman, serta sejumlah akademisi dari UNISBA dan UM Bandung.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....