Menteri HAM Perintahkan Jajaran Kementerian HAM Aktif Tangani Dampak El Nino

  • 11 Agt 2026 20:45 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Menteri HAM Natalius Pigai menginstruksikan seluruh jajaran KemenHAM untuk berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan daerah dalam menghadapi dampak El Niño yang meluas.
  • Koordinasi difokuskan pada antisipasi dampak sosial akibat cuaca ekstrem, termasuk kekeringan, krisis air, kebakaran hutan dan lahan (karhutla), serta potensi gagal panen.
  • Langkah pengendalian harus dilakukan secara bersama dan optimal untuk meminimalkan dampak negatif El Niño terhadap masyarakat Indonesia.

RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Hak Asasi Manusia (MenHAM) Natalius Pigai meminta jajaran KemenHAM aktif berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan daerah menghadapi dampak El Nino. Koordinasi dilakukan untuk mengantisipasi dampak sosial akibat cuaca ekstrem, termasuk kekeringan, krisis air, karhutla, serta potensi gagal panen.

“Saya memerintahkan seluruh jajaran KemenHAM RI berkoordinasi dengan pemerintah setempat menghadapi dampak El Niño yang semakin meluas. Langkah pengendalian harus dilakukan bersama agar dampak El Niño dapat segera diantisipasi dan ditangani secara optimal,” kata Natalius Pigai dalam keterangan pers di Jakarta, Selasa, 11 Agustus 2026.

Pigai meminta jajarannya memantau situasi dan berkoordinasi memastikan langkah antisipasi dampak El Nino berjalan efektif. Pemantauan dilakukan untuk mengidentifikasi dampak sosial akibat kekeringan, krisis air, karhutla, hingga potensi gagal panen masyarakat.

“Seluruh jajaran KemenHAM RI di seluruh wilayah di Indonesia agar aktif turun ke tengah-tengah masyarakat dan pantau kondisi. Kemudian lakukan langkah antisipasi dan pengendalian bersama pihak terkait,” ujar Pigai.



Pigai menegaskan sinergi lintas sektor diperlukan dalam penanganan dampak El Nino agar tidak hanya berfokus pada pengendalian bencana. Langkah tersebut juga harus memastikan perlindungan dan pemenuhan hak masyarakat, khususnya kelompok rentan, tetap berjalan selama cuaca ekstrem.

“Sinergi lintas sektor diperlukan agar penanganan dampak El Nino tidak hanya berfokus pada pengendalian bencana tersebut. Perlindungan dan pemenuhan hak masyarakat, terutama kelompok rentan, harus tetap berjalan di tengah kondisi cuaca ekstrem demikian,” ujar Pigai menjelaskan

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....