Kepala BGN Sudaryono: MBG Tidak Boleh Dibawa Pulang

  • 11 Agt 2026 10:25 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • BGN meminta peserta didik tidak membawa pulang makanan MBG ke rumah.
  • Makanan yang dibawa pulang berpotensi mengalami perubahan kualitas dan meningkatkan risiko keracunan.
  • Sekolah dan guru diminta membantu memberikan pemahaman kepada peserta didik mengenai keamanan pangan.

RRI.CO.ID, Jakarta - Badan Gizi Nasional mengingatkan peserta didik agar tidak membawa pulang makanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Makanan tersebut harus dikonsumsi sesuai waktu dan tempat yang telah ditentukan.

Kepala BGN Sudaryono mengatakan makanan yang dibawa pulang berpotensi mengalami perubahan kualitas selama penyimpanan. Kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko apabila makanan kemudian dikonsumsi setelah berada di luar pengawasan.

“Kami mengimbau para siswa dan memohon Bapak Ibu Guru untuk memberikan pemahaman kepada peserta didik. Menu makanan MBG tidak dibawa pulang ke rumah,” ujarnya, Senin, 10 Agustus 2026.

Menurut Sudaryono, kondisi makanan setelah dibawa pulang tidak dapat sepenuhnya dipastikan. Cara penyimpanan hingga waktu konsumsi juga menjadi faktor yang memengaruhi keamanan pangan.

“Karena makanan yang dibawa pulang ke rumah, kita tidak tahu kualitasnya maupun kerusakannya. Kondisi itu dikhawatirkan dapat menimbulkan keracunan bagi siswa yang mengonsumsi,” katanya.

Sudaryono juga mengungkapkan terdapat sejumlah kasus keracunan yang melibatkan orang tua siswa. Mereka disebut ikut mengalami keracunan setelah mengonsumsi makanan MBG yang dibawa pulang.

“Bahkan di beberapa kasus keracunan yang kami temukan, orang tua siswa juga mengonsumsi MBG di rumah. Setelah itu, mereka kemudian turut mengalami keracunan,” ujarnya.

Karena itu, BGN meminta dukungan sekolah dan tenaga pendidik untuk memberikan pemahaman kepada peserta didik. Edukasi tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga keamanan makanan sejak diterima hingga dikonsumsi.

BGN menegaskan keberhasilan MBG tidak hanya ditentukan dari terpenuhinya kebutuhan gizi penerima manfaat. Keamanan makanan juga harus tetap terjamin selama pelaksanaan program berlangsung.

“Jadi, mari kita sama-sama jaga bahwa MBG ini harus aman. MBG ini juga harus bergizi,” katanya.

BGN akan terus memperkuat pelayanan, pengawasan, pemantauan, serta kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan. Langkah tersebut diarahkan memastikan program MBG berjalan aman dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....