Tutup E-Sports Kapolri Cup, Jenderal Listyo Ajak Generasi Muda Jaga Ruang Digital
- 10 Agt 2026 10:22 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kapolri menutup E-Sports Kapolri Cup 2026 dan menerima tiga penghargaan MURI.
- Sebanyak 35.936 peserta dari 34 Polda dan 403 Polres mengikuti rangkaian kompetisi.
- Generasi muda diajak menjadi Duta Kamtibmas dan melaporkan gangguan melalui layanan 110.
RRI.CO.ID, Jakarta - Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo resmi menutup E-Sports Kapolri Cup 2026, Minggu, 9 Agustus 2026. Penutupan di Indonesia Arena, Jakarta, turut diwarnai penerimaan tiga penghargaan Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI).
Tiga rekor tersebut mencakup Defile Cosplay Peserta Generasi Z Terbanyak dengan 117 peserta. Rekor lainnya diberikan untuk kompetisi keamanan siber 734 peserta dan pengukuhan 27.686 Duta Kamtibmas Siber.
Kapolri mengapresiasi antusiasme 35.936 peserta dari 34 Polda dan 403 Polres yang mengikuti kompetisi. Menurutnya, e-sports tidak lagi sekadar permainan, tetapi berkembang menjadi olahraga nasional dan internasional.
“Saya melihat bahwa perkembangan dari esport ini sangat luar biasa. Pesertanya pun ternyata sangat-sangat besar,” ujarnya saat penutupan, Minggu, 9 Agustus 2026.
Kapolri berharap kompetisi tersebut terus dikembangkan agar melahirkan lebih banyak talenta baru. Ia mendorong jumlah peserta tahun depan meningkat hingga sepuluh kali lipat melalui kompetisi rutin di wilayah.
“Saya sampaikan dengan jumlah penggemar yang sangat luar biasa ini. Pertanyaannya, bisa enggak tahun ini 35.936, tahun depan kali 10?” katanya.
Selain menjadi atlet e-sports, peserta juga diajak menjadi agen perubahan dan Duta Kamtibmas. Mereka diharapkan mengajak generasi muda meninggalkan tawuran, balap liar, vandalisme, dan aktivitas kontraproduktif lainnya.
Kapolri juga meminta Duta Kamtibmas membantu mencegah berbagai ancaman yang berkembang di ruang digital. Ancaman tersebut mencakup hoaks, ujaran kebencian, radikalisme, perundungan, judi online, hingga penyalahgunaan narkoba.
“Saya menitip pesan karena di dunia maya ini banyak sekali disalahgunakan. Bila perlu, laporkan ke Pak Polisi,” ujarnya.
Karena itu, Polri mendorong kolaborasi bersama komunitas e-sports dan platform digital dalam mencegah kejahatan siber. Masyarakat juga diminta melaporkan gangguan keamanan melalui layanan 110 maupun kanal Patroli Siber.
E-Sports Kapolri Cup 2026 menghadirkan Mobile Legends, Capture The Flag, Cosplay, Influencer Hunt, dan Trading Card Game. Kompetisi juga menghadirkan Youth Movement sebagai ruang positif pengembangan kreativitas, sportivitas, serta literasi keamanan digital.
Kapolri menilai kegiatan tersebut mampu mengembangkan kemampuan generasi muda sekaligus meningkatkan kesadaran digital. Berbagai pertunjukan robotik, Internet of Things (IoT), dan kecerdasan buatan turut ditampilkan dalam rangkaian acara.
Menurutnya, kemampuan tersebut menunjukkan generasi muda memiliki kesiapan menuju visi Indonesia Emas 2045. Kapolri berharap talenta muda terus berkembang sekaligus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan bangsa.
Rangkaian E-Sports Kapolri Cup 2026 akhirnya resmi ditutup Kapolri pada Minggu malam. Kompetisi tersebut menjadi ruang prestasi sekaligus penguatan peran generasi muda menjaga Kamtibmas dan keamanan digital.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....