Kapolri Apresiasi Pameran Nasirun di Galeri Nasional Indonesia
- 13 Sep 2026 10:51 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kapolri menghadiri pembukaan pameran Nasirun sebagai bentuk apresiasi terhadap seni dan budaya Indonesia.
- Pameran menampilkan karya Nasirun dari berbagai periode dengan tema budaya Jawa, spiritualitas, dan kehidupan sosial.
- Pameran dibuka untuk masyarakat mulai 13 September hingga 11 Oktober 2026 di Galeri Nasional Indonesia.
RRI.CO.ID, Jakarta – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menghadiri pembukaan pameran Nasirun di Galeri Nasional Indonesia. Kehadirannya menjadi bentuk apresiasi terhadap seni dan budaya Indonesia serta dukungan kepada para seniman.
Pameran bertajuk “Bersimpuh di Kaki Para Guru” dibuka di Jakarta Pusat, Sabtu, 12 September 2026. Pameran tersebut menjadi penghormatan Nasirun kepada para guru dan perupa pendahulu yang membentuk perjalanan keseniannya.
Nasirun dikenal sebagai pelukis kontemporer Indonesia yang konsisten menghadirkan kebudayaan Jawa dalam berbagai karya. Karya-karyanya juga banyak mengangkat spiritualitas serta persoalan sosial melalui pendekatan seni kontemporer.
Sejumlah karya dari berbagai periode ditampilkan untuk memperlihatkan perkembangan perjalanan artistik Nasirun. Salah satunya Persembahan untuk Bathara Guru yang diciptakan pada 1999.
Pameran juga menghadirkan Komidi Putar Pasar Malam dari 2010 dan Tahta untuk Petruk dari 2015. Kedua karya tersebut menjadi bagian perjalanan Nasirun memadukan tradisi dengan refleksi terhadap kehidupan sosial.
Karya Realis yang Semurni-murninya dari 2018 turut ditampilkan kepada masyarakat dalam pameran tersebut. Pengunjung juga dapat melihat Kopiah Pertama yang Dilukis Nasirun yang dibuat pada 2023.
Rangkaian karya tersebut menggambarkan proses Nasirun memadukan tradisi, spiritualitas, dan pengalaman sosial sepanjang perjalanan berkesenian. Pendekatan tersebut menghadirkan nilai budaya melalui bahasa seni yang tetap relevan dengan perkembangan zaman.
Pameran “Bersimpuh di Kaki Para Guru” dibuka untuk masyarakat mulai 13 September hingga 11 Oktober 2026. Masyarakat dapat mengunjungi Galeri Nasional Indonesia sesuai jadwal operasional selama masa penyelenggaraan.
Pada Selasa hingga Kamis, pameran dapat dikunjungi mulai pukul 10.00 sampai 18.00 WIB. Sementara Jumat hingga Minggu, waktu kunjungan berlangsung mulai pukul 10.00 sampai 20.00 WIB.
Pameran tidak dibuka setiap Senin selama berlangsungnya rangkaian kegiatan di Galeri Nasional Indonesia. Pengunjung dapat menyesuaikan rencana kedatangan dengan jadwal yang telah ditetapkan penyelenggara.
Kehadiran Kapolri sekaligus menunjukkan dukungan terhadap seniman yang terus menjaga keberlanjutan budaya Indonesia. Dukungan tersebut mencakup upaya menghormati pendahulu serta menghadirkan nilai tradisi melalui karya kontemporer.
Pameran ini juga membuka ruang bagi masyarakat untuk mengenal hubungan seniman dengan para guru pendahulunya. Penghormatan tersebut kemudian diterjemahkan Nasirun melalui karya yang merekam perjalanan panjang serta perkembangan kreativitasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....