Menekraf Dorong Partisipasi Aktif Pemerintah Daerah Kembangkan Gim Lokal
- 09 Agt 2026 19:05 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kementerian Ekonomi Kreatif mendorong partisipasi aktif seluruh pemerintah daerah dalam mengembangkan ekosistem gim lokal sebagai strategi ekonomi kreatif nasional.
- Perpres Nomor 37 Tahun 2026 yang ditandatangani Presiden Prabowo Subianto memuat Rencana Induk Ekonomi Kreatif (Rindekraf) dengan target hingga tahun 2045.
- Partisipasi Pemda dalam ekosistem gim lokal merupakan salah satu amanat penting dalam dokumen kebijakan ekonomi kreatif nasional jangka panjang.
RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf), mendorong partisipasi aktif pemerintah daerah (Pemda), dalam mengembangkan ekosistem gim lokal. Hal itu disampaikan Menteri Ekraf (Menekraf), Teuku Riefky Harsya, menjadi salah satu langkah dalam pengembangan ekonomi kreatif nasional.
Partisipasi seluruh Pemda ini dijelaskannya, sebagaimana amanat dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 37 tahun 2026. Perpres yang telah ditandatangani Presiden Prabowo Subianto ini, berisikan Rencana Induk Ekonomi Kreatif (Rindekraf), hingga tahun 2045.
"Kita ingin tidak semua pegiat board game, maupun games-games digital (lokal), semua lari ke asosiasi pusat. Tetapi kita ingin pemerintah daerah, bisa menjadi bapak asuhnya mereka juga," kata Teuku, dalam diskusi panel Hari Game Indonesia (HARGAI) 2026, dikutip di Jakarta, Minggu, 9 Agustus 2026.
Ia menuturkan dalam Rindekraf tersebut, pengembangan ekosistem ekonomi kreatif dan gim nasional telah melibatkan 22 kementerian dan lembaga. Namun untuk menjangkau pengembangannya hingga ke pelosok daerah, hal ini ditekankannya perlu partisipasi aktif dari pemerintah daerah.
"Di dalam Rindekraf tersebut juga bagaimana kita memperkuat, bersama 22 kementerian/lembaga yang terlibat, itu sudah dibagi sama Presiden amanah dan tugasnya. Kemitraan Kementerian Ekraf dengan 22 kementerian/lembaga, termasuk games di pemerintah daerah, provinsi, kabupaten/kota," ujarnya.
Dengan aktifnya pemerintah daerah ini, Teuku mengatakan bahwa ekosistem gim lokal akan terus berkembang. Hal ini diyakininya, akan berdampak luas pada pertumbuhan ekonomi kreatif lokal maupun nasional.
"Jadi ekosistem ini bisa berkembang, juga dengan keterlibatan pemerintah daerah. Tinggal bagaimana kolaborasi kita, bisa bersama-sama sehingga multiplier effect-nya, terutama multiplier effect ekonominya dapat dirasakan oleh kita semua," ujar Menekraf.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....