Pemprov DKI Pastikan Data Perpajakan Aman usai Gedung Bapenda Terbakar

  • 08 Agt 2026 13:30 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Pemprov Jakarta memastikan data perpajakan dan aset daerah tetap aman karena tersimpan secara digital serta memiliki cadangan terpisah.
  • Kebakaran Gedung Bapenda dilaporkan sekitar pukul 21.30 WIB, dengan titik awal diduga berasal dari lantai 11 hingga lantai 16.
  • Pemadaman berlangsung sekitar empat jam akibat angin kencang, sementara petugas melanjutkan pendinginan dan penyisiran gedung.

RRI.CO.ID, Jakarta - Pemprov Jakarta memastikan kebakaran Gedung Bapenda Jakarta tidak berdampak pada data perpajakan. Pemprov DKI menekankan, data-data perpajakan Jakarta telah aman lantaran seluruh data terdigitalisasi dalam pusat data yang tersimpan pada lokasi terpisah.

"Data perpajakan DKI Jakarta dinyatakan aman karena seluruh data telah terdigitalisasi. Serta memiliki sistem pencadangan pada server dan pusat data di lokasi terpisah," katanya dalam keterangan pers yang diterima RRI, Sabtu, 8 Agustus 2026.

Pemprov menambahkan, hal serupa juga berlaku untuk data aset daerah yang dikelola Badan Pengelola Aset Daerah (BPAD). Seluruh data dan server berada di pusat data yang terpisah dari Gedung Abdul Muis sehingga tetap aman.

Dengan demikian, Pemprov menyatakan bahwa sistem pelayanan perpajakan maupun data lainnya di Jakarta tidak akan terganggu. "Pemprov DKI Jakarta juga memastikan sistem pelayanan publik tetap dapat berjalan," pungkasnya.

Di lain sisi, Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta, Bayu Meghantara menyampaikan waktu kebakaran. Ia mengatakan peristiwa kebakaran ini dilaporkan terjadi sekitar pukul 21.30 WIB.

Titik api diduga berasal dari lantai 11 berdasarkan informasi awal dari pengelola gedung, kemudian merambat hingga lantai 16. Begitu laporan diterima, tim pemadam langsung bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan penanganan.

Ia menjelaskan, proses pemadaman berlangsung sekitar empat jam karena kondisi angin yang cukup kencang. Api pun berhasil dilokalisasi sekitar pukul 02.00 WIB, kemudian petugas melanjutkan proses pendinginan dan penyisiran di setiap lantai gedung.

"Alhamdulillah kami bertahan di lantai 10 untuk memastikan tidak ada perambatan kembali. Saat ini teman-teman Damkar masih terus menyisir setiap lantai agar kondisi benar-benar aman," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....