PPI Dunia Mengabdi 2026 Perkuat Literasi dan Pendidikan Anak di Pulau Tabuan

  • 08 Agt 2026 02:39 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • PPI Dunia meluncurkan program Bhumi Nusantara Loka Bhakti pada 5-9 Juli 2026 untuk memperkuat literasi dan akses pendidikan anak-anak di Pulau Tabuan, Kabupaten Tanggamus, Lampung.
  • Program ini adalah hasil kolaborasi antara PPI Dunia dengan Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Lampung (BEM Unila) dalam rangka pengabdian mahasiswa Indonesia.
  • Kegiatan mencakup berbagai bidang pengabdian termasuk pendidikan, sosial, kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat sebagai bentuk kontribusi mahasiswa Indonesia di dunia.

RRI.CO.ID, Lampung - Perhimpunan Pelajar Indonesia Dunia (PPI Dunia) melalui program PPI Dunia Mengabdi 2026 menghadirkan program bertajuk "Bhumi Nusantara Loka Bhakti" untuk memperkuat literasi dan akses pendidikan bagi anak-anak di Pulau Tabuan, Kabupaten Tanggamus, Lampung.

Kegiatan yang berlangsung pada 5–9 Juli 2026 tersebut merupakan hasil kolaborasi PPI Dunia dengan Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Lampung (BEM Unila). Program ini menjadi salah satu bentuk pengabdian mahasiswa Indonesia di berbagai negara kepada masyarakat melalui bidang pendidikan, sosial, kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat.

Ketua Panitia PPI Dunia Mengabdi 2026, Ahmad Nahdi Umam Bil'adli, mengatakan program tersebut lahir dari kepedulian terhadap masih terbatasnya pemerataan pendidikan di wilayah kepulauan. Selain itu, masih terdapat anak-anak yang harus menghentikan pendidikan karena berbagai kendala.

"PPI Dunia Mengabdi merupakan wujud komitmen mahasiswa Indonesia di berbagai belahan dunia untuk terus hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Melalui program 'Bhumi Nusantara Loka Bhakti', kami berharap dapat berkontribusi dalam memperkuat literasi, memperluas akses pendidikan, serta menumbuhkan semangat belajar anak-anak di Pulau Tabuan. Kami percaya bahwa pendidikan adalah investasi jangka panjang yang harus dapat diakses oleh setiap anak, tanpa terkecuali," ujar Ahmad Nahdi Umam Bil'adli.

Sebagai bagian dari program tersebut, PPI Dunia menghadirkan kegiatan Literasi Senja, yakni pendampingan belajar yang bertujuan meningkatkan kemampuan literasi sekaligus memperkenalkan pembelajaran bahasa Inggris secara interaktif kepada anak-anak di Pulau Tabuan.

Sebanyak 35 relawan dari PPI Dunia bersama mahasiswa Universitas Lampung terlibat langsung dalam kegiatan tersebut. Para peserta didik dibagi ke dalam beberapa kelompok berdasarkan jenjang pendidikan sehingga materi pembelajaran dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing.

Selain memberikan pendampingan belajar, para relawan juga menyalurkan bantuan berupa buku cerita anak, alat tulis, buku tulis, dan obat-obatan kepada masyarakat setempat. Secara keseluruhan, program tersebut menjangkau sekitar 150 anak dan 100 warga Pulau Tabuan.

Program PPI Dunia Mengabdi 2026 juga melibatkan mahasiswa Indonesia dari berbagai negara, di antaranya PPI Yordania, PPI Turki, PPI Maroko, Himpunan Pelajar dan Mahasiswa Indonesia (HPMI) Mesir, Perhimpunan Pelajar dan Mahasiswa Indonesia (PPMI) Arab Saudi, serta Perhimpunan Mahasiswa Indonesia di Rusia (Permira).

Rangkaian kegiatan berlangsung selama sembilan hari, terdiri atas lima hari pelaksanaan di Pulau Tabuan dan empat hari kegiatan di Bandar Lampung. Para relawan harus menempuh perjalanan laut selama sekitar empat jam menggunakan kapal sederhana untuk mencapai pulau tersebut.

Meski menghadapi perjalanan yang cukup panjang, semangat para relawan tidak surut. Kehadiran mereka disambut antusias oleh masyarakat, terutama anak-anak yang mengikuti seluruh rangkaian kegiatan pembelajaran.

Melalui kolaborasi mahasiswa Indonesia di dalam dan luar negeri, PPI Dunia berharap program ini dapat memberikan dampak nyata dalam memperkuat literasi, memperluas akses pendidikan, serta meningkatkan semangat belajar anak-anak di Pulau Tabuan sebagai bagian dari upaya mendukung pemerataan pendidikan di Indonesia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....