Cuaca Ekstrem Bergeser, Bengkulu dan Sulawesi Barat Masuk Zona Waspada BMKG
- 06 Agt 2026 10:12 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperbarui, peringatan dini cuaca untuk periode 6-7 Agustus 2026.
- Provinsi Bengkulu dan Sulawesi Barat, menjadi dua provinsi yang tetap berstatus waspada selama dua hari berturut-turut. Sementara itu, Sulawesi Tengah mulai masuk dalam daftar wilayah yang diprakirakan berpotensi diguyur hujan lebat
- BMKG menetapkan, lima provinsi dalam kategori waspada terhadap hujan sedang hingga lebat pada Kamis, 6 Agustus 2026. Wilayah tersebut meliputi Aceh, Riau, Bengkulu, Sulawesi Barat, dan Papua.
RRI.CO.ID, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperbarui, peringatan dini cuaca untuk periode 6-7 Agustus 2026. Dalam pembaruan BMKG terbaru, potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat bergeser ke sejumlah wilayah di Pulau Sumatra dan Sulawesi.
Provinsi Bengkulu dan Sulawesi Barat, menjadi dua provinsi yang tetap berstatus waspada selama dua hari berturut-turut. Sementara itu, Sulawesi Tengah mulai masuk dalam daftar wilayah yang diprakirakan berpotensi diguyur hujan lebat pada 7 Agustus.
Lima Provinsi Berstatus Waspada pada 6 Agustus 2026
BMKG menetapkan, lima provinsi dalam kategori waspada terhadap hujan sedang hingga lebat pada Kamis, 6 Agustus 2026. Wilayah tersebut meliputi Aceh, Riau, Bengkulu, Sulawesi Barat, dan Papua.
Status waspada, diberikan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi cuaca yang dapat memicu gangguan aktivitas masyarakat. Meski demikian, BMKG memastikan tidak ada daerah yang masuk kategori Siaga maupun Awas pada hari tersebut.
Daftar Wilayah Berubah pada 7 Agustus 2026
Peta peringatan dini kembali mengalami perubahan untuk Jumat, 7 Agustus 2026. Bengkulu, Sulawesi Barat, dan Sulawesi Tengah menjadi tiga provinsi yang perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan sedang hingga lebat.
Aceh, Riau, dan Papua tidak lagi tercantum dalam daftar wilayah yang berstatus waspada. Sebaliknya, Sulawesi Tengah menjadi daerah baru yang masuk dalam pemantauan BMKG.
BMKG mengingatkan, hujan dengan status waspada tetap berpotensi menimbulkan dampak hidrometeorologi. Genangan air, luapan sungai, hingga tanah longsor dapat terjadi terutama di kawasan yang memiliki tingkat kerawanan tinggi.
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan selama aktivitas di luar ruangan. Pemerintah daerah juga diminta terus memantau perkembangan cuaca sebagai langkah mitigasi bencana.
Daftar Wilayah Berpotensi Dilanda Angin Kencang
Selain hujan, BMKG juga memperbarui, prakiraan angin kencang untuk dua hari ke depan. Pada 6 Agustus 2026, potensi angin kencang diprakirakan terjadi wilayah:
• Aceh
• Jawa Timur
• Sulawesi Selatan
• Sulawesi Utara
• Maluku
• Maluku Utara
• Nusa Tenggara Timur.
Sementara itu, pada 7 Agustus 2026, wilayah yang berpotensi terdampak angin kencang meliputi:
• Aceh
• Kalimantan Barat
• Sulawesi Selatan
• Sulawesi Utara
• Maluku Utara
• Nusa Tenggara Timur
• Kalimantan Barat menjadi daerah baru yang masuk dalam daftar kewaspadaan.
BMKG mengimbau masyarakat agar rutin mengikuti perkembangan prakiraan cuaca melalui kanal resmi. Informasi terbaru dapat diakses melalui situs BMKG, aplikasi InfoBMKG, maupun akun media sosial resmi @InfoBMKG.
Warga yang tinggal di daerah rawan bencana diminta mengantisipasi kemungkinan banjir, longsor, pohon tumbang, dan gangguan aktivitas akibat cuaca ekstrem. Langkah pencegahan sejak dini dinilai penting untuk meminimalkan risiko saat kondisi cuaca berubah secara cepat.
"Masyarakat di wilayah yang masuk peringatan dini diimbau terus memantau perkembangan cuaca. Meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi," kata imbauan BMKG, Kamis, 6 Agustus 2026.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....