Gempa Magnitudo 5,8 Guncang Mindanao, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
- 06 Agt 2026 06:10 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 5,8 mengguncang wilayah Mindanao, Filipina.
- BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang.
RRI.CO.ID, Jakarta – Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 5,8 mengguncang Mindanao, Filipina, Kamis 6 Agustus 2026. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa tidak berpotensi tsunami.
BMKG melaporkan gempa terjadi pada pukul 04.41 WIB. Episenter berada di laut pada koordinat 5,12 derajat Lintang Utara dan 125,37 derajat Bujur Timur.
Pusat gempa berjarak sekitar 168 kilometer barat laut Tahuna. Lokasinya berada di Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara.
Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto, mengatakan gempa berkedalaman 10 kilometer. Gempa tersebut tergolong gempa dangkal.
Menurut Wijayanto, gempa dipicu aktivitas subduksi di Cotabato Trench. Analisis mekanisme sumber menunjukkan pergerakan naik (thrust fault).
"Gempa ini merupakan gempa dangkal akibat aktivitas subduksi di Cotabato Trench. Mekanisme sumber menunjukkan pergerakan naik atau thrust fault," ujar Wijayanto.
Berdasarkan peta guncangan BMKG, gempa dirasakan hingga wilayah Indonesia. Intensitas IV MMI terjadi di Kepulauan Marore dan Kendahe.
Guncangan dengan intensitas sama juga dirasakan di Miangas. Wilayah tersebut berada di Kabupaten Kepulauan Talaud.
Hingga pukul 05.00 WIB, BMKG belum mencatat gempa susulan. Masyarakat diminta tetap tenang dan tidak mudah percaya informasi yang belum terverifikasi.
BMKG juga mengimbau warga menghindari bangunan yang mengalami kerusakan. Informasi resmi dapat diperoleh melalui kanal komunikasi BMKG.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....