Ma'ruf Amin Ajak Perkuat Komitmen Kebangsaan jelang HUT Ke-81 RI
- 06 Agt 2026 03:00 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Wakil Presiden RI ke-13 Ma'ruf Amin menilai, Indonesia harus terus dibangun dalam koridor kesepakatan nasional yang telah menjadi fondasi sejak kemerdekaan.
- Wapres RI ke-13 itu menegaskan, kegaduhan yang berkepanjangan hanya akan menghambat langkah Indonesia menuju negara yang lebih maju.
- Ma'ruf berharap peringatan HUT RI menjadi momentum untuk menata kembali komitmen kebangsaan dan memperkuat persatuan.
RRI.CO.ID, Jakarta - Wakil Presiden RI ke-13 Ma'ruf Amin mengajak seluruh elemen bangsa memperkuat komitmen kebangsaan menjelang HUT Ke-81 Kemerdekaan RI. Indonesia harus tetap dibangun dalam koridor kesepakatan nasional yang menjadi fondasi sejak kemerdekaan.
Momentum HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus diharapkan menjadi refleksi memperkuat cita-cita para pendiri bangsa. Setiap persoalan kebangsaan semestinya diselesaikan melalui mekanisme konstitusi dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Ma'ruf menyampaikan pandangannya dalam konferensi pers peluncuran buku Fikroh, Manhaj dan Harakah Nahdliyyah dalam Perspektif K.H Ma'ruf Amin di Jakarta. Kegiatan tersebut berlangsung pada Rabu, 5 Agustus 2026 dan membahas penguatan komitmen kebangsaan menjelang peringatan kemerdekaan.
"Negara ini tetap kita itu harus dalam koridor kesepakatan nasional, kita kan sudah punya kesepakatan ya untuk bersama-sama membangun negara ini kalau ada sesuatu itu ya harus dilakukan perbaikan-perbaikan sesuai dengan aturan. Kalau memang ada yang salah itu betul kan, jadi ya bukan kemudian terjadi kegaduhan-kegaduhan yang tidak perlu," kata Ma'ruf.
Ma'ruf menilai kegaduhan berkepanjangan hanya menghambat langkah Indonesia menuju negara yang lebih maju. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga semangat persatuan yang diwariskan para pendiri bangsa.
Selain itu, Ma'ruf berharap seluruh kebijakan negara tetap berpijak pada amanat Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945. Pengelolaan kekayaan nasional menurutnya harus diarahkan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat tanpa mengutamakan kepentingan kelompok.
"Kalau kita ingin makmur itu Pasal 33 itu harus ditegakkan, bahwa semua kekayaan negara ini untuk sebesar-besar kemakmuran, semua kebijakan harus berpegang pada itu, sehingga semua harus commitment. Semua harus bisa menerima jangan hanya kepentingan pribadinya, kepentingan kelompoknya, kepentingan politiknya," ujarnya.
Ma'ruf berharap peringatan HUT RI menjadi kesempatan menata kembali komitmen kebangsaan dan memperkuat persatuan nasional. Ia juga mengajak seluruh elemen bangsa kembali berpegang pada kesepakatan nasional sebagai dasar membangun Indonesia.
"Ini semua harus menata ulang. Kesepakatan-kesepakatan ini kita kembali kepada kesepakatan sebagai bangsa itu. Kalau saya berharap begitu," ucap Ma'ruf Amin.
"Sehingga negara ini dari hari ke hari itu terus mengalami perbaikan-perbaikan menuju cita-cita seperti Proklamasi 17 Agustus 1945."ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....