Mengapa Anggota PPKI Bertambah Menjadi 27 Orang? Ini Dia Sejarah Dibaliknya
- 05 Agt 2026 15:30 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- PPKI awalnya memiliki 21 anggota yang disetujui pemerintah pendudukan Jepang
- Enam anggota ditambahkan tanpa sepengetahuan Jepang untuk memperkuat kemandirian dan legitimasi PPKI.
- Penambahan tersebut menegaskan kemerdekaan Indonesia merupakan hasil perjuangan bangsa, bukan pemberian Jepang.
RRI.CO.ID, Jakarta - Sejarah kemerdekaan Indonesia tidak berhenti pada pembacaan Proklamasi 17 Agustus 1945. Namun dibaliknya, ada para pendiri bangsa yang pada waktu itu mempersiapkan kemerdekaan melalui Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI).
Dalam proses itu, jumlah anggota PPKI berubah dari 21 menjadi 27 orang. Penambahan enam tokoh dilakukan tanpa sepengetahuan Jepang dan menyimpan makna politik penting.
Langkah tersebut memperluas keterwakilan sekaligus menegaskan PPKI bergerak atas kehendak bangsa Indonesia. Keputusan itu juga memperkuat pesan bahwa kemerdekaan bukan hadiah pemerintah pendudukan Jepang.
PPKI awalnya dibentuk Jepang untuk melanjutkan pekerjaan BPUPKI dalam menyiapkan kemerdekaan. Namun, setelah Jepang menyerah, para tokoh Indonesia mengambil kendali penuh atas badan tersebut.
Berikut alasan penambahan anggota PPKI beserta susunan tokohnya, dirangkum dari sejumlah sumber sejarah.
Anggota Awal PPKI (21 Orang)
PPKI mula-mula beranggotakan 21 tokoh yang disetujui pemerintah pendudukan Jepang. Komposisinya mewakili berbagai wilayah dan kelompok masyarakat Indonesia.
- Soekarno sebagai ketua
- Mohammad Hatta sebagai wakil ketua
- Soepomo
- Radjiman Wedyodiningrat
- Raden Pandji Soeroso
- Soetardjo Kartohadikoesoemo
- Abdul Wahid Hasyim
- Ki Bagus Hadikusumo
- Otto Iskandardinata
- Abdoel Kadir
- Pangeran Soerjohamidjojo
- Pangeran Poeroebojo
- Mohammad Amir
- Abdul Abbas
- Teuku Mohammad Hasan
- Sam Ratulangi
- Andi Pangerang
- A.A. Hamidhan
- I Gusti Ketut Pudja
- Johannes Latuharhary
- Yap Tjwan Bing
Anggota Tambahan PPKI (Enam Orang)
Setelah Jepang menyerah, enam tokoh ditambahkan tanpa persetujuan pemerintah pendudukan. Penambahan tersebut membuat jumlah anggota PPKI menjadi 27 orang.
- Achmad Soebardjo sebagai penasihat
- Sayuti Melik
- Ki Hadjar Dewantara
- R.A.A. Wiranatakoesoema
- Kasman Singodimedjo
- Iwa Koesoemasoemantri
Alasan Penambahan Anggota PPKI
Penambahan enam tokoh bertujuan menghilangkan kesan bahwa PPKI sepenuhnya merupakan badan bentukan Jepang. Langkah tersebut sekaligus memperkuat legitimasi PPKI sebagai lembaga milik bangsa Indonesia.
Dengan perubahan itu, setiap persidangan dilaksanakan atas tanggung jawab para pemimpin nasional. Keputusan PPKI juga tidak lagi bergantung pada persetujuan pemerintah pendudukan Jepang.
Penambahan anggota turut memperluas keterwakilan tokoh dalam proses pembentukan negara. Mereka membawa pengalaman dari bidang politik, pendidikan, hukum, dan perjuangan kemerdekaan.
Langkah tersebut akhirnya mempertegas bahwa Indonesia membangun pemerintahannya melalui kehendak sendiri. Kemerdekaan bukan pemberian Jepang, melainkan hasil perjuangan panjang bangsa Indonesia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....