Penyebaran Hoaks Harus Dihentikan, Membuat Ketakutan Ditengah Masyarakat
- 04 Agt 2026 19:15 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan bahwa peredaran informasi hoaks harus segera dihentikan, terutama konten terkait aksi demonstrasi.
- Konten hoaks dapat menimbulkan ketakutan di tengah masyarakat dan berpotensi merusak kepercayaan publik terhadap informasi yang beredar.
- Penyebaran informasi hoaks dengan menyertakan data yang tidak akurat menjadi perhatian khusus Kementerian Komunikasi dan Digital dan perlu penghentian segera.
RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid, menegaskan peredaran informasi hoaks harus segera dihentikan. Hal itu disampaikannya, merespon peredaran konten hoaks terkait aksi demonstrasi, pada beberapa waktu belakangan ini.
Konten hoaks dikatakan Menkomdigi, dapat menimbulkan ketakutan di tengah masyarakat. Untuk itu ditekankannya, penyebaran informasi hoaks harus dihentikan, terlebih informasi dengan menyertakan data yang tidak akurat.
"Selama informasinya benar silahkan (dibagikan). Tapi jangan menyebarkan informasi palsu dengan keinginan untuk membuat ketakutan-ketakutan di tengah masyarakat dengan menggunakan sekali lagi data-data yang tidak benar," kata Meutya dalam konferensi persnya, di Kantor Kemkomdigi, Jakarta, dikutip, Selasa, 4 Agustus 2026.
Bahkan diungkapkannya, banyak masyarakat yang enggan beraktivitas di luar rumah, dalam menyikapi konten hoaks terkait aksi demonstrasi. Untuk itu, Menkomdigi mengajak seluruh masyarakat agar tidak mudah terprovokasi dengan konten informasi hoaks.
"Karena informasi (hoaks) itu berdampak kepada keputusan orang per orang dari hari per hari. Ada yang menjadi takut keluar, ada yang menjadi khawatir ketika bekerja," ucapnya.
Lebih lanjut Meutya juga menegaskan, bahwa praktik penyebaran informasi hoaks, merupakan tindakan yang mencederai makna demokrasi. Terlebih lagi diungkapkannya, hal ini terjadi disaat seluruh masyarakat Indonesia menyambut Hari Kemerdekaannya.
"Nah ini menurut saya tidak tepat, tidak benar mencederai nilai-nilai demokrasi. Sungguh tidak mencerminkan semangat kita sebagai bangsa Gotong Royong, terutama menyambut Hari Kemerdekaan kita," ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....