Kementerian Ekraf: Local Market Pertemukan Kreator dengan Masyarakat
- 01 Agt 2026 17:10 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kemenekraf menilai The Local Market sebagai wadah yang efektif untuk mempertemukan masyarakat dengan pelaku usaha kreatif dan produsen lokal dalam satu ruang yang terintegrasi.
- Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar menekankan pentingnya interaksi langsung antara konsumen dan kreator melalui konsep farmers market yang memungkinkan pelanggan mengenal para pembuat produk.
- Acara The Local Market Pasar Wiwitan berlangsung di Jakarta Selatan pada Sabtu, 1 Agustus 2026, dimulai dari pukul 07:00 pagi dengan tujuan memperkuat promosi dan medekatkan konsumen dengan produk lokal.
RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) menilai The Local Market mempertemukan masyarakat dengan pelaku usaha kreatif dan produsen lokal dalam satu ruang. Kolaborasi tersebut dinilai dapat memperkuat promosi produk lokal sekaligus mendekatkan konsumen dengan para kreator.
“Pasar ini dimulai tadi pagi dari jam 7. Mungkin kan selalu pengennya di Jakarta itu ada farmers market, kemudian kita bisa berinteraksi langsung dengan orang-orang yang membuat people behind the products,” kata Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Wamen Ekraf) Irene Umar saat memberikan sambutan dalam Pembukaan Acara The Lokal Market Pasar Wiwitan di Jakarta Selatan, Sabtu, 1 Agustus 2026.
Irene menjelaskan kegiatan tersebut melibatkan Kementerian PPPA karena keluarga, terutama ibu, berperan penting mendukung lahirnya berbagai karya kreatif Indonesia. Menurut Irene, dukungan keluarga menjadi fondasi bagi tumbuhnya kreativitas dan inovasi pelaku ekonomi kreatif.
“Di belakangnya ada seorang mama yang mendukung secara moral dan memastikan anaknya berada di jalur yang benar. Inilah hasil karya dari semua mama-mama yang ada di seluruh Indonesia untuk menghasilkan produk-produk terbaik,” ucap Irene.
Irene menyebutkan Local Market menghadirkan farmers market dan creative market untuk memperkenalkan produk berkualitas serta karya kreatif Indonesia kepada masyarakat. Ia juga menilai konsep itu mendekatkan budaya lokal dengan konsumen melalui pengalaman berbelanja yang interaktif.
“Kalau mau beli sayur yang terbaik atau the best cheese, nanti setiap bulan akan ada di Local Market. Selain itu juga ada creative market yang memperlihatkan Indonesia itu ada apa saja,” ucap Irene.
Irene berharap kolaborasi perdana SCBD dan Local Market menjadi wadah promosi produk lokal sekaligus memperkenalkan budaya Indonesia. Ia menilai berbagai karya kreatif mampu memperkuat identitas budaya sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif nasional.
“Ini adalah kolaborasi perdana SCBD dan Local Market sebagai wadah promosi produk lokal. Melalui kegiatan ini, kami juga ingin memperkenalkan budaya Indonesia lewat berbagai karya kreatif,” kata Irene menutup.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....