APPNIA Tegaskan Gizi Fondasi Tumbuh Kembang Anak Indonesia
- 30 Jul 2026 12:00 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- APPNIA memberikan dukungan pada puncak peringatan Hari Anak Nasional 2026 yang diselenggarakan Kemen PPPA di Makara Art Center Universitas Indonesia, Depok.
- Direktur Eksekutif APPNIA Poppy Kumala menegaskan bahwa pemenuhan gizi adalah fondasi utama untuk mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
- Edukasi gizi yang akurat sangat dibutuhkan oleh orang tua untuk memberikan dukungan terbaik dalam perkembangan dan kesehatan anak.
RRI.CO.ID, Depok – Asosiasi Perusahaan Produk Bernutrisi untuk Ibu dan Anak (APPNIA) mendukung puncak peringatan Hari Anak Nasional 2026 oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA). Kegiatan yang berlangsung di Makara Art Center Universitas Indonesia itu menekankan pentingnya kolaborasi untuk mendukung pemenuhan hak anak, termasuk pemenuhan gizi.
Direktur Eksekutif APPNIA Poppy Kumala mengatakan, pemenuhan gizi menjadi fondasi utama tumbuh kembang anak. Menurutnya, edukasi gizi yang akurat sangat dibutuhkan orang tua dalam mendukung perkembangan anak.
"Pemenuhan gizi pada setiap tahap usia merupakan fondasi tumbuh kembang anak. Fondasi itu membutuhkan akses terhadap edukasi gizi yang akurat dan berbasis ilmu pengetahuan," kata Poppy dalam keterangan tertulis, Kamis, 30 Juli 2026.
APPNIA berkolaborasi dengan Kemen PPPA menyediakan makanan dan minuman ringan bernutrisi bagi peserta kegiatan. Organisasi itu juga memberikan penghargaan kepada dua anak peserta aksi rappelling pada rangkaian Hari Anak Nasional 2026.
Poppy menilai tantangan pemenuhan gizi tidak hanya berkaitan dengan akses pangan bergizi. Maraknya informasi yang tidak terverifikasi mengenai gizi anak juga menjadi perhatian.
APPNIA bersama perusahaan anggotanya terus memperkuat kolaborasi dengan akademisi, dokter anak, dan berbagai pakar. Kolaborasi tersebut bertujuan memperluas edukasi mengenai pemenuhan gizi sesuai tahap tumbuh kembang anak.
Wakil Menteri PPPA Veronica Tan mengatakan, pemenuhan hak anak membutuhkan kerja sama lintas sektor. Menurutnya, kolaborasi menjadi kunci menghadapi berbagai tantangan yang dihadapi anak Indonesia.
"Kita tidak bisa berjalan sendiri-sendiri karena hak anak harus dipenuhi semua pihak. Kolaborasi menjadi kunci," ujar Veronica.
Puncak Hari Anak Nasional 2026 mengusung tema "Sayang Anak, Lindungi, dan Bangun Masa Depan". Festival Budaya Anak menghadirkan ruang bagi anak-anak menyampaikan aspirasi, termasuk pentingnya pemenuhan gizi.
APPNIA juga berpartisipasi dalam rangkaian Jelajah SAPA melalui dialog dan penyerahan bantuan simbolis. Organisasi itu menegaskan pemenuhan gizi merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pemenuhan hak anak.
Melalui kolaborasi pemerintah, dunia usaha, dan berbagai pemangku kepentingan, pemenuhan gizi diharapkan menjangkau lebih banyak keluarga. Langkah tersebut diharapkan mendukung setiap anak Indonesia tumbuh sehat, terlindungi, dan berkembang secara optimal.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....