Presiden Prabowo Targetkan Persoalan Sampah Indonesia Tuntas Akhir 2027

  • 30 Jul 2026 22:40 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Presiden Prabowo Subianto menetapkan target penyelesaian permasalahan sampah Indonesia pada akhir tahun 2027 sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan indah.
  • Presiden berkomitmen menghilangkan gunung-gunung sampah yang selama ini menjadi masalah lingkungan kritis di berbagai daerah Indonesia.

RRI.CO.ID, Batang - Presiden Prabowo Subianto menargetkan persoalan sampah di Indonesia dapat diselesaikan pada akhir 2027. Presiden menegaskan tidak boleh ada lagi gunung-gunung sampah sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan indah.

"Sampah harus kita kendalikan. Insyaallah dalam satu hingga dua tahun ke depan kita akan membuat perubahan yang drastis," ujar Presiden saat memberikan arahan pada Akad Massal 62.000 Unit KPR Rumah Subsidi dan KUR Perumahan di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Kamis, 30 Juli 2026.

'Saya minta pada akhir tahun 2027 persoalan sampah di Indonesia sudah selesai. Tidak boleh ada lagi gunung-gunung sampah," kata Presiden melanjutkan.

Presiden mengatakan persoalan sampah merupakan pekerjaan besar yang harus diselesaikan bersama. Selain menjaga kebersihan, pemerintah juga ingin menciptakan lingkungan yang indah karena dinilai menjadi salah satu penunjang sektor pariwisata.

"Ini memang pekerjaan berat, tetapi harus kita lakukan. Selain menjaga kebersihan, kita juga harus menciptakan lingkungan yang indah secara estetika," ujarnya.

"Ini penting karena menjadi salah satu daya tarik pariwisata. Pariwisata adalah pencipta lapangan kerja yang sangat besar," ucap Presiden.

Presiden menilai wisatawan tidak akan tertarik mengunjungi daerah yang kotor maupun dipenuhi sampah. Karena itu, menjaga kebersihan lingkungan juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan daya saing bangsa.

"Wisatawan tidak akan mau datang ke kota yang kotor. Mereka tidak akan datang ke pantai yang penuh plastik dan sampah, atau ke sungai dan kali yang dipenuhi sampah," kata Presiden.

Presiden mengajak seluruh kepala daerah, aparat pemerintah, hingga masyarakat bergotong royong menjaga kebersihan lingkungan. Menurutnya, pemimpin harus hadir langsung memastikan kondisi lingkungan tetap terjaga.

"Gubernur yang hebat, Bupati yang hebat, Wali Kota yang hebat, Pangdam, Kapolda, Danrem, Dandim, Kapolres hingga Kapolsek harus setiap hari mengecek sungai dan lingkungan. Itulah pemimpin yang hebat," ujar Presiden.

Presiden juga meminta para pemimpin meluangkan waktu sedikitnya satu jam setiap hari untuk turun langsung melihat kondisi lingkungan. Kepala Negara menegaskan kebersihan merupakan kehormatan bangsa yang harus dijaga bersama.

"Saya serius, kebersihan adalah kehormatan bangsa. Tidak boleh bangsa Indonesia dikenal sebagai bangsa yang jorok, tidak boleh ada kota di Indonesia yang jorok," ucap Presiden.

Sebagai bentuk dukungan, Presiden mengatakan pemerintah akan menyiapkan insentif bagi daerah yang berhasil menjaga kebersihan lingkungannya. Penghargaan tersebut, kata Presiden, diharapkan mendorong lahirnya gerakan nasional menciptakan Indonesia yang bersih, asri, dan indah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....