Akademisi Apresiasi Arahan Presiden Prabowo, Bangkitkan Optimisme Pembangunan
- 29 Jun 2026 09:54 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Akademisi menilai arahan Presiden Prabowo Subianto membangkitkan optimisme terhadap masa depan pembangunan Indonesia.
- Presiden dinilai mendorong kalangan perguruan tinggi untuk menghadapi berbagai tantangan bangsa dengan sikap konstruktif dan kolaboratif.
- Akademisi menegaskan pentingnya aksi nyata dan kontribusi keilmuan kampus dalam mendukung kemajuan Indonesia.
RRI.CO.ID, Jakarta - Sejumlah akademisi perguruan tinggi mengapresiasi arahan Presiden Prabowo Subianto pada penutupan Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) 2026. Mereka menilai arahan tersebut membangkitkan optimisme terhadap masa depan pembangunan Indonesia.
Dosen Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta, Indri Arrafi, mengatakan pidato Presiden dan para menteri memberikan pandangan positif mengenai arah pembangunan nasional. Menurutnya, optimisme tersebut penting untuk menghadapi berbagai tantangan yang sedang dihadapi Indonesia.
"Kalau kita mendengar semua yang disampaikan, pidato para menteri dan juga apa yang disampaikan oleh Pak Presiden. Kita melihat kepada optimisme untuk pembangunan negara Indonesia," ujar Indri, dikutip dari BAKOM RI, Minggu, 28 Juni 2026.
Ia menilai Presiden Prabowo mengajak kalangan akademisi melihat berbagai persoalan dari sudut pandang yang lebih konstruktif. Pendekatan tersebut dinilai penting dalam menyikapi tantangan seperti kemiskinan dan pengangguran.
Ia mengatakan Presiden menekankan pentingnya aksi nyata dan kolaborasi dalam menyelesaikan berbagai persoalan bangsa. Kalangan perguruan tinggi didorong untuk mengambil peran aktif melalui kontribusi keilmuan dan inovasi.
"Kalau dibilang arahan dari Pak Presiden, sebenarnya ini berguna bagi masyarakat Indonesia, juga semuanya. Bagi saya, penting untuk memikirkan apa sebenarnya action yang bisa kita lakukan terhadap negara ini," ujarnya.
Senada dengan itu, Dosen Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Suhadi Lili, menilai arahan Presiden menjadi inspirasi bagi komunitas akademik. Menurutnya, perguruan tinggi perlu menyatukan langkah dalam menghadapi ketidakpastian global yang terus berkembang.
"Saya kira Bapak Presiden sangat positif untuk menyatukan kami-kami. Saya kira arahan beliau bisa menjadi inspirasi bagi realignment (penyelarasan kembali) kami di kampus," kata Suhadi.
Para akademisi berharap semangat kolaborasi yang dibangun melalui Sarasehan KSTI 2026 dapat terus berlanjut. Langkah tersebut dinilai penting untuk memperkuat kontribusi perguruan tinggi dalam pembangunan nasional.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....