BGN Siapkan Skema Khusus Distribusi MBG di Wilayah Rawan Konflik
- 30 Jul 2026 09:10 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Badan Gizi Nasional (BGN) akan memperbaiki pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah timur Indonesia dan daerah-daerah konflik.
RRI.CO.ID, Jakarta –Badan Gizi Nasional (BGN) akan membenahi pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah timur dan daerah konflik. Sejumlah skema distribusi tengah disiapkan agar layanan gizi tetap menjangkau anak-anak di kawasan-kawasan tersebut.
Demikian disampaikan Kepala BGN, Sudaryono, melalui keterangannya di Jakarta, Kamis 30 Juli 2026. “Terkait Papua, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Maluku, kami mau perbaiki ke sana,” katanya.
Menurut Sudaryono, BGN telah memetakan berbagai persoalan pelaksanaan MBG untuk menentukan langkah perbaikan yang menjadi prioritas. Pendekatan tersebut dilakukan agar penanganan difokuskan pada persoalan yang dinilai paling mendesak.
BGN juga tengah menyusun mekanisme distribusi MBG bagi anak-anak di daerah rawan konflik. Sejumlah uji coba telah dilakukan dengan melibatkan TNI dan Polri, termasuk memanfaatkan fasilitas gereja sebagai titik penyaluran makanan bergizi.
“Ini juga sedang kami pikirkan mekanismenya,” ujarnya. “Ada beberapa piloting yang sudah dilakukan bekerja sama dengan TNI dan Polri serta menggunakan fasilitas gereja dan lain-lain.”
Sudaryono menambahkan seluruh anak Indonesia, termasuk di daerah terpencil dan rawan konflik, berhak memperoleh akses terhadap makanan bergizi. Karena itu, BGN akan terus memperkuat pola distribusi agar program MBG dapat menjangkau kelompok yang paling membutuhkan.
“Anak-anak yang memang membutuhkan di daerah-daerah rawan konflik harus dijangkau,” ujarnya. “Mereka harus mendapatkan akses perbaikan gizi yang memang sangat dibutuhkan.”
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....