Kemenhub Salurkan 1.690 Life Jacket untuk Nelayan Cilacap
- 28 Jul 2026 01:01 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kementerian Perhubungan menggelar Kampanye Keselamatan Pelayaran di Kabupaten Cilacap untuk memperkuat budaya keselamatan dan meningkatkan kepatuhan masyarakat maritim
- Ditjen Perhubungan Laut menyalurkan 1.690 life jacket, 1.440 e-Pas Kecil, dan 148 Pas Sungai dan Danau guna mendukung keselamatan serta tertib administrasi pelayaran
- Pemerintah pusat dan daerah menekankan pentingnya kolaborasi dalam membangun budaya keselamatan pelayaran demi menekan angka kecelakaan laut dan mewujudkan pelayaran yang aman serta berkelanjutan
RRI.CO.ID, Cilacap - Kementerian Perhubungan menyalurkan 1.690 life jacket dan dokumen pelayaran kepada masyarakat maritim Kabupaten Cilacap. Program tersebut bertujuan meningkatkan kepatuhan keselamatan pelayaran sekaligus menekan risiko kecelakaan laut di wilayah tersebut.
Kampanye Keselamatan Pelayaran berlangsung di kawasan Pantai Teluk Penyu, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Direktorat Jenderal Perhubungan Laut menggelar kegiatan tersebut sebagai bagian penguatan budaya keselamatan pelayaran nasional.
Direktorat Jenderal Perhubungan Laut menyerahkan 1.440 e-Pas Kecil serta 148 Pas Sungai dan Danau. Kegiatan penyerahan bantuan berlangsung pada Senin, 27 Juli 2026 kepada nelayan dan masyarakat maritim setempat.
Pelaksana Tugas Direktur Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran Triono mewakili Direktur Jenderal Perhubungan Laut Muhammad Masyhud saat penyerahan bantuan. Kabupaten Cilacap memiliki aktivitas pelayaran niaga, distribusi logistik, serta sektor perikanan yang tergolong tinggi.
“Bantuan ini diharapkan dapat mendukung pemenuhan alat keselamatan. Sekaligus mendorong terwujudnya tertib administrasi pelayaran,” ujarnya saat penyerahan bantuan kepada nelayan dan masyarakat maritim di kawasan Pantai Teluk Penyu, Cilacap, Senin, 27 Juli 2026.
Triono menilai kepatuhan terhadap aspek keselamatan penting untuk mengurangi potensi kecelakaan selama pelayaran. Aktivitas pelayaran yang padat memerlukan penerapan standar keselamatan secara konsisten oleh seluruh pelaku maritim.
“Keselamatan pelayaran adalah tanggung jawab bersama, untuk itu, seluruh pemangku kepentingan, termasuk masyarakat maritim, perlu menjadikan keselamatan sebagai budaya. Dengan selalu melengkapi kapal dengan peralatan keselamatan, menggunakan life jacket, dan tidak melebihi kapasitas angkut kapal,” katanya.
Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Bintang Dwi Cahyono mewakili Pelaksana Tugas Bupati Cilacap dalam kegiatan tersebut. Pemerintah daerah menilai sinergi pemerintah pusat dan daerah penting membangun budaya keselamatan pelayaran secara berkelanjutan.
"Kami mengapresiasi langkah Kemenhub dalam membagikan alat keselamatan dan menerbitkan pas kapal bagi para nelayan. Keselamatan jiwa dan tertib administrasi tentunya harus berjalan beriringan demi mewujudkan pelayaran yang selamat, aman, dan berkelanjutan,” ucap Bintang.
Pemerintah Kabupaten Cilacap berharap kampanye tersebut mampu menekan angka kecelakaan laut akibat kesalahan manusia. Kegiatan itu juga diharapkan meningkatkan kesadaran serta kepatuhan masyarakat terhadap keselamatan selama berlayar.
Direktorat Jenderal Perhubungan Laut menyatakan kampanye tersebut merupakan program berkelanjutan memperkuat budaya keselamatan transportasi laut nasional. Sebelumnya, program serupa digelar di Pelabuhan Perikanan Muara Angke dengan penyaluran 150 life jacket, 2.216 Buku Pelaut Merah, serta enam e-Pas Kecil.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....