Harimau Putih Mati, Walkot Agustina Soroti Anggaran Semarang Zoo

  • 27 Jul 2026 20:45 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Wali Kota Semarang menduga keterbatasan anggaran Semarang Zoo menjadi penyebab menurunnya kualitas perawatan satwa, termasuk harimau putih Anggun.
  • Pemkot Semarang membuka opsi pengelolaan oleh pihak ketiga agar perawatan satwa dan operasional kebun binatang dapat berjalan lebih optimal.
  • Pemkot juga menelusuri proses pertukaran satwa Anggun ke Medan, menyusul munculnya dugaan ketidaksesuaian prosedur setelah harimau putih tersebut dilaporkan mati.

RRI.CO.ID, Semarang - Wali Kota (Walkot) Semarang Agustina Wilujeng menduga penyebab kematian harimau putih itu adalah kekurangan anggaran di Semarang Zoo. Ia mengatakan kekurangan anggaran menyebabkan perawatan hewan berkurang.

"Sepertinya kekurangan anggaran yang ada di Semarang Zoo. Ini menjadi penyebab utama mengapa proses perawatannya itu dilakukan efisiensi," katanya dalam keterangan resmi yang diterima RRI, Senin, 27 Juli 2026.

Ia mengaku telah dihubungi Gubernur Jawa Tengah agar kebun binatang bisa bekerja sama dengan pihak ketiga. Dia berharap kerja sama tersebut bisa membuat perawatan satwa jadi lebih baik.

"Kemungkinan itu opsi yang akan kita ambil, supaya diambil alih pihak ketiga," ujarnya. Ia juga mengatakan Semarang Zoo yang saat ini ditangani oleh BUMD mengakibatkan jika pendapatan tidak bisa memenuhi biaya operasional.

Hal tersebut yang membuat mereka harus melakukan efisiensi. Sedangkan pemberian modal tambahan dari Pemkot kepada BUMD tidak dapat digunakan untuk biaya operasional.

"Karena dia akan ternilai sebagai sebuah badan usaha yang gagal, jadi biaya operasionalnya harus dipenuhi dari pendapatannya. Modal digunakan untuk memperluas bisnis, pusing juga kalau saya jadi direkturnya Semarang Zoo," ucapnya.

Pemkot Semarang juga tengah mencari tahu apakah terdapat kesalahan dalam program pertukaran satwa dengan kebun binatang di Medan. Ia mengatakan pertukaran tersebut dilakukan sudah lama.

Sebelumnya, kematian harimau putih bernama Anggun sempat menggegerkan media sosial. Akun Instagram @dinaskegelapan_kotasemarang menyebut Anggun diduga meninggal akibat kesalahan prosedur anestesi.

Selama ini, Anggun dikenal sebagai koleksi langka yang menjadi salah satu daya tarik utama Semarang Zoo. Keberadaannya dinilai memiliki nilai konservasi sekaligus berpotensi meningkatkan kunjungan wisatawan.

"Harimau putih Anggun, salah satu satwa koleksi yang menjadi daya tarik Semarang Zoo, dikabarkan dikirim ke Medan dalam skema pertukaran satwa. Sayangnya, mekanismenya dipertanyakan, jika benar proses tersebut tidak dilakukan secara transparan dan sesuai ketentuan," tulis akun Instagram @dinaskegelapan_kotasemarang, Sabtu, 25 Juli 2026.

"Belum selesai tanda tanya soal proses pengiriman, muncul kabar yang lebih memprihatinkan. Hanya dua hari setelah dikirim, Anggun dilaporkan mati," tulisnya, lagi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....