Tiba di Istana, Pimpinan BI Temui Presiden, Pastikan Stabilitas Rupiah Terjaga

  • 27 Jul 2026 16:55 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Pimpinan Bank Indonesia mengunjungi Kompleks Istana Kepresidenan pada Senin, 27 Juli 2026, satu hari setelah pengunduran diri Perry Warjiyo sebagai Gubernur BI.
  • Rombongan yang dipimpin Pelaksana Tugas Sementara Destry Damayanti tiba sekitar pukul 16.20 WIB dan melakukan koordinasi terkait undangan dari Presiden Prabowo Subianto.
  • Kunjungan ini menunjukkan proses transisi kepemimpinan di Bank Indonesia seiring dengan penerimaan pengunduran diri Perry Warjiyo oleh Presiden.

RRI.CO.ID, Jakarta - Jajaran pimpinan Bank Indonesia (BI) mendatangi Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, 27 Juli 2026. Kehadiran mereka berlangsung sehari setelah Presiden Prabowo Subianto menerima pengunduran diri Perry Warjiyo sebagai Gubernur BI.

Dari pantauan RRI.CO.ID, rombongan pimpinan BI tiba sekitar pukul 16.20 WIB. "Undangan, kita koordinasi ya," ujar Pelaksana Tugas Sementara Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti kepada awak media sesaat setelah tiba di Kompleks Istana Kepresidenan.

Turut mendampingi Destry, Deputi Gubernur BI lainnya diantaranya Aida S. Budiman dan Filianingsih Hendarta. Kemudian Ricky P. Gozali dan Thomas A.M. Djiwandono.

Menanggapi reaksi pasar setelah pengunduran diri Perry Warjiyo, Destry menegaskan BI tetap memprioritaskan stabilitas nilai tukar rupiah. "BI tetap menjaga stabilitas keuangan, nilai tukar tetap menjadi prioritas kita juga," katanya.

Saat ditanya mengenai langkah intervensi di pasar valuta asing, Destry menegaskan BI tetap menjalankan seperti yang selama ini dilakukan. "Ya pokoknya kita melakukan terus sama seperti yang kita lakukan sebelumnya," ujarnya.

Selain petinggi Bi, turut hadir lebih dahulu Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Kemudian tampak hadir juga Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Abimanyu dan Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi.

Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengumumkan Presiden Prabowo telah menerima surat pengunduran diri Perry Warjiyo pada Minggu, 26 Juli 2026. Dalam surat tersebut, Perry menyampaikan pengunduran diri karena alasan pribadi.

Sesuai ketentuan Undang-Undang Bank Indonesia, jabatan Gubernur BI untuk sementara dijalankan oleh Deputi Gubernur Senior Destry Damayanti. Hingga nantinya pemerintah mengusulkan dan menetapkan gubernur definitif.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....