Menteri PPPA Apresiasi LEGO Playground Dukung Ruang Bermain Anak

  • 26 Jul 2026 19:35 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Menteri PPPA Arifah Fauzi mengapresiasi LEGO Playground 2026 sebagai kolaborasi yang menyediakan ruang bermain aman, kreatif, dan edukatif untuk anak-anak.
  • Arifah menegaskan bahwa bermain merupakan hak anak yang dijamin oleh negara dan merupakan fondasi penting bagi tumbuh kembang mereka.
  • LEGO Playground 2026 adalah hasil kolaborasi antara LEGO Indonesia, IDN Times, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), dan berbagai pihak lainnya untuk mendukung pemenuhan hak anak.

RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (MenPPPA) Arifah Fauzi mengapresiasi LEGO Playground 2026 sebagai kolaborasi menghadirkan ruang bermain aman, kreatif, edukatif bagi anak. Arifah menegaskan bermain merupakan hak anak yang dijamin negara sekaligus fondasi penting bagi tumbuh kembang mereka.

“Kami mengapresiasi LEGO Playground 2026 sebagai kolaborasi nyata mendukung pemenuhan hak anak melalui ruang bermain positif. Terima kasih kepada LEGO Indonesia, IDN Times, TMII, dan seluruh pihak atas penyelenggaraan kegiatan ini,” kata Arifah Fauzi saat diwawancarai awak media di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta Timur, Minggu, 26 Juli 2026.

Menurut Arifah, kegiatan tersebut mendorong anak mengembangkan imajinasi, kreativitas, berpikir kritis, serta keterampilan memecahkan berbagai masalah sejak dini. Anak juga memperoleh ruang mengekspresikan ide, membangun kepercayaan diri, serta menunjukkan setiap karya layak mendapatkan apresiasi.

Arifah mengingatkan, hak anak untuk bermain telah dijamin dalam Pasal 11 UU No 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU No 2002 tentang Perlindungan Anak. Aturan tersebut menegaskan setiap anak berhak beristirahat, memanfaatkan waktu luang, bergaul dengan teman sebaya, bermain, berekreasi, dan berkreasi sesuai minat, bakat, serta tingkat kecerdasannya.

Ia menilai ruang partisipatif seperti LEGO Playground memiliki peran penting dalam membangun karakter, kreativitas, dan inovasi anak sejak dini. Menurutnya, dunia usaha juga dapat mengambil peran nyata dalam mendukung pemenuhan hak anak melalui penyediaan ruang bermain yang berkualitas.

“Kami berharap LEGO Playground: Main dan Jadi Hebat dapat menjadi inspirasi bagi semakin banyak pihak untuk menghadirkan ruang bermain yang berkualitas bagi anak-anak Indonesia. Ketika kita memberikan kesempatan kepada anak untuk bermain, sesungguhnya kita sedang membantu mereka belajar, bertumbuh, berkreasi, dan menjadi hebat,” ujar Arifah.

Sementara, General Manager Emerging Asia LEGO Group Cedric Roose menyebut Hari Anak Nasional momentum memperkuat hak belajar, bermain, dan bertumbuh optimal. Menurutnya, bermain membantu anak mengeksplorasi dunia, mengekspresikan ide, memecahkan masalah, membangun kepercayaan diri, serta menjalin hubungan sosial.

“Saat ini, kesempatan anak untuk bermain semakin terbatas. Oleh karena itu, kami kembali menghadirkan LEGO Playground di Indonesia untuk tahun kedua sebagai wujud komitmen kami dalam menciptakan lebih banyak ruang bermain yang bermakna bagi anak-anak,” kata Cedric.

Cedric Roose menjelaskan LEGO Playground 2026 kembali digelar di TMII sebagai destinasi keluarga untuk merayakan Hari Anak Nasional. Melalui tema #MainDanJadiHebat, LEGO Indonesia mendorong kreativitas, rasa ingin tahu, ketangguhan, kepercayaan diri, dan kemampuan memecahkan masalah.

“Bermain harus menjadi bagian keseharian anak, bukan hanya aktivitas saat liburan sekolah. Pengalaman ini diharapkan menginspirasi lebih banyak keluarga untuk terus bermain bersama anak,” ucap Cedric.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....