Komisi VIII Tekankan Akurasi DTSEN, Genjot Bansos Tepat Sasaran
- 26 Jul 2026 16:34 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Komisi VIII DPR RI menilai penyempurnaan DTSEN menjadi kunci agar bantuan sosial tepat sasaran.
- Bantuan sosial diharapkan menjadi instrumen pemberdayaan sehingga penerima manfaat mampu mandiri secara ekonomi.
- Komisi VIII mengapresiasi komitmen Pemerintah Kota Bandar Lampung dalam menghadirkan perlindungan sosial yang inklusif.
RRI.CO.ID, Jakarta - Komisi VIII DPR RI menekankan pentingnya penyempurnaan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Data yang akurat dinilai menjadi kunci meningkatkan ketepatan sasaran penyaluran bantuan sosial agar bantuan diterima masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
"Kami memang terus terang bantuan ini masih belum semaksimal mungkin. Kami membutuhkan pendataan yang lebih baik terkait bantuan ini, supaya betul-betul tersalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan atau tidak mampu," ujar Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Abdul Wachid, saat memimpin Kunjungan Kerja Reses Komisi VIII DPR RI bersama mitra kerja di Kota Bandar Lampung, Provinsi Lampung, Sabtu, 25 Juli 2026.
Ia menjelaskan penyempurnaan DTSEN memerlukan sinergi pemerintah pusat dan daerah. Pemerintah daerah dinilai memiliki peran penting dalam memperbarui data sesuai kondisi riil masyarakat.
Ia menilai data yang valid akan meningkatkan transparansi dan akuntabilitas penyaluran bantuan sosial. Selain itu, pembaruan data secara berkala juga diharapkan mampu mendukung upaya pengentasan kemiskinan secara lebih efektif.
Menurutnya, bantuan sosial tidak hanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan jangka pendek. Program tersebut juga harus menjadi sarana pemberdayaan agar masyarakat dapat hidup lebih mandiri.
"Artinya, bantuan harus mampu membuka kesempatan bagi masyarakat untuk bekerja, berusaha, dan memiliki penghasilan sendiri. Sehingga pada akhirnya mereka tidak lagi bergantung pada bantuan pemerintah," ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Abdul Wachid mengapresiasi komitmen Pemerintah Kota Bandar Lampung dalam memperluas perlindungan sosial. Menurutnya, berbagai program yang dijalankan telah menjangkau masyarakat dari berbagai latar belakang secara inklusif.
"Bahkan bantuan yang diberikan tidak hanya kepada umat Islam, tetapi juga kepada umat Buddha, Hindu, dan Nasrani. Ini menunjukkan bahwa pelayanan sosial diberikan kepada seluruh masyarakat tanpa membedakan latar belakang," ujarnya.
Ia berharap penyempurnaan DTSEN terus dikawal agar penyaluran bantuan sosial semakin tepat sasaran. Menurutnya, keberhasilan program kesejahteraan tidak hanya diukur dari besarnya anggaran, tetapi juga dari meningkatnya kemandirian masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....