KOWANI dan WPPKBI Sepakat Perkuat Regenerasi Kepemimpinan Perempuan
- 23 Jul 2026 14:50 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- KOWANI dan WPPKBI memperkuat sinergi untuk mendorong regenerasi kepemimpinan serta tata kelola organisasi perempuan
- Ketua Umum KOWANI Nannie Hadi Tjahjanto menegaskan regenerasi dan persatuan menjadi kunci keberlanjutan perjuangan organisasi perempuan menjelang satu abad KOWANI
- WPPKBI menyatakan siap mengikuti pembinaan KOWANI guna membangun organisasi yang semakin solid, profesional, dan bermanfaat bagi masyarakat
RRI.CO.ID, Jakarta - Kongres Wanita Indonesia (KOWANI) bersama Wanita Pelopor Perjuangan Kemerdekaan Bangsa Indonesia (WPPKBI) memperkuat sinergi. Sinergi ini untuk mendorong regenerasi kepemimpinan dan tata kelola organisasi perempuan.
Langkah tersebut dinilai penting menjaga keberlanjutan perjuangan organisasi sekaligus memperkuat kontribusi perempuan dalam pembangunan nasional. KOWANI menyatakan, organisasinya sebagai organisasi induk memiliki tanggung jawab untuk terus membina, mengayomi, serta memperkuat organisasi-organisasi anggotanya.
“KOWANI adalah rumah besar organisasi perempuan. Tugas kami adalah mengayomi, memperkuat koordinasi, dan memberikan dukungan agar setiap organisasi berkembang sesuai tujuan yang telah ditetapkan,” kata Ketua Umum Kongres Wanita Indonesia (KOWANI) Periode 2024-2029 Nannie Hadi Tjahjanto melalui keterangan tertulis, Kamis, 23 Juli 2026.
Menurut Nannie, regenerasi menjadi syarat utama agar estafet kepemimpinan organisasi perempuan terus berlanjut. Menurutnya, generasi muda harus mulai dilibatkan untuk melanjutkan perjuangan yang telah dibangun para pendahulu.
"Sejarah tidak boleh berhenti, organisasi ini telah dibangun melalui perjuangan panjang. Karena itu anak, cucu, dan generasi muda harus mulai dilibatkan agar estafet kepemimpinan terus berjalan," ucapnya.
Ia juga menegaskan peringatan satu abad KOWANI mendatang harus menjadi momentum memperkuat persatuan seluruh organisasi perempuan di Indonesia. Nannie mengajak seluruh organisasi mengedepankan semangat ‘Perempuan Support Perempuan’ untuk mendukung pembangunan nasional dan Asta Cita.
Sementara itu, Ketua DPP Pembina WPPKBI Lis Djamaris menyatakan organisasinya siap memperkuat sinergi dan mengikuti pembinaan KOWANI secara berkelanjutan. Menurutnya, arahan KOWANI menjadi motivasi membangun organisasi yang semakin profesional dan bermanfaat bagi masyarakat.
"Arahan dan bimbingan dari KOWANI menjadi motivasi untuk terus memperkuat organisasi. Selain itu juga meningkatkan pengabdian kepada masyarakat," kata Wanita Pelopor Perjuangan Kemerdekaan Bangsa Indonesia (WPPKBI) tersebut.
Lis menegaskan, organisasinya siap mengikuti pembinaan KOWANI demi mewujudkan organisasi yang semakin solid, profesional, dan bermanfaat bagi masyarakat. Ia berharap hubungan WPPKBI dan KOWANI terus terjalin erat untuk memperkuat gerakan perempuan Indonesia.
Di sisi lain, Ketua Umum Wanita Tani Indonesia periode 2015–2020 Onny Jafar Hafsah menegaskan kepemimpinan organisasi harus memiliki legitimasi sesuai AD/ART. Menurutnya, seluruh proses kepemimpinan wajib ditempuh melalui mekanisme organisasi yang sah dan demokratis.
"Jangan sampai muncul ketua umum abal-abal. Yaitu seseorang yang mengklaim dirinya sebagai pimpinan organisasi tanpa proses pemilihan dan legitimasi yang jelas," ucapnya.
Onny menambahkan, organisasi harus dijalankan secara profesional, transparan, dan akuntabel untuk menjaga kepercayaan seluruh anggota. Ia juga mengingatkan setiap organisasi perlu menghadirkan program nyata yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat luas.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....