Satpam Fiktor dan Sopir Alphard Bunderan HI Sepakat Berdamai
- 25 Jul 2026 01:00 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Satpam Fiktor Harefa dan sopir Toyota Alphard sepakat berdamai setelah menjalani mediasi di Polsek Metro Menteng, Jakarta Pusat, dengan penyelesaian secara kekeluargaan.
- Polisi tetap menindaklanjuti dugaan pelanggaran lalu lintas, termasuk penerobosan lampu merah dan penggunaan pelat nomor yang tidak sesuai peruntukan oleh pengemudi Alphard.
- Kuasa hukum Fiktor menyatakan kedua pihak telah saling memaafkan, sementara dugaan arogansi yang melibatkan sopir dan dua penumpang yang merupakan anggota Polri masih dalam proses penyelidikan.
RRI.CO.ID, Jakarta - Satpam, Fiktor Harefa sepakat berdamai dengan sopir mobil Toyota Alphard yang sempat cekcok di kawasan Bundaran HI. Kedua pihak berdamai setelah dimediasi Polsek Metro Menteng, Jakarta Pusat.
"Telah dilaksanakan upaya atau mediasi antara pihak pengendara dan saudara Fiktor dari pihak keamanan. Dan yang mana telah disepakati bahwa persoalan perselisihan antara pengemudi dan saudara Fiktor diselesaikan secara kekeluargaan," kata Kapolsek Metro Menteng AKBP Braiel Ronald Arnold Rondonuwu dalam keterengan pers yang diterima RRI, Jumat, 24 Juli 2026.
Ia menyampaikan proses pelanggaran lalu lintas yang terjadi yakni menerobos lampu merah di kawasan Bundaran HI. Supir Alphard tidak sendiri, ia melakukan bersama dua penumpangnya termasuk penggunaan pelat nomor tak sesuai peruntukan yang digunakan.
"Jadi saya sampaikan bahwa terkait dugaan pelanggaran lalu lintas dari pengemudi. Ini malam ini juga akan ditindaklanjuti oleh Subdit Gakkum Lantas Polda Metro Jaya," katanya, menjelaskan.
Ia juga menyebutkan sopir maupun kedua penumpang mobil Alphard tersebut merupakan anggota Polisi. Dia mengatakan dugaan arogansi yang dilakukan kini sedang diusut.
Sementara itu, Kuasa Hukum Fiktor, Wiradarma Harefa menjelaskan, kliennya ingin kasus dengan pengemudi Alphard cepat selesai. Ia mengatakan kliennya turut menyampaikan unek-unek.
"Klien kami, Fictor Harefa, dia ingin bagaimana cepat selesai, dia bekerja, melanjutkan kerjanya seperti biasa. Dari teman-teman pengemudi dan penumpang dari kendaraan Alphard juga akan melanjutkan perjuangan untuk bisa menyelesaikan hal-hal perlu diluruskan," ucapnya.
Ia mengatakan kliennya juga sudah menganggap peristiwa di Bundaran HI sudah berlalu. Ia mengatakan kedua pihak sudah saling memaafkan.
"Kami anggap bahwa yang lalu sudah berlalu, bahwa memang ada pernah ada perselisihan? Tapi dengan apa yang dilakukan sekarang, saling memaafkan satu sama lain, akhirnya mereka menerima pengakuan dan kekhilafan masing-masing," katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....