Satpam Bundaran HI Dipastikan Tak Dipecat usai Insiden Mobil Alphard

  • 24 Jul 2026 12:43 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Wagub DKI Jakarta Rano Karno memastikan satpam yang cekcok dengan sopir Alphard tidak dipecat karena persoalan telah diselesaikan.
  • Pemerintah masih menelusuri dugaan miskomunikasi yang menjadi penyebab perselisihan antara petugas keamanan dan pengemudi.
  • Insiden bermula saat sopir Alphard diduga menerobos lampu merah di Bundaran HI, kemudian terjadi adu mulut setelah ditegur petugas keamanan.

RRI.CO.ID, Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno memastikan petugas keamanan yang cekcok dengan sopir Alphard tidak akan dipecat. Ia menyebut persoalan tersebut telah diselesaikan sehingga tidak ada tindakan pemberhentian terhadap petugas keamanan yang bersangkutan.

Menurutnya, yang terpenting kini adalah mencari tahu sumber kesalahpahaman yang terjadi antara kedua belah pihak. "Oh sudah, sudah dijawab, sudah selesai permasalahannya itu," katanya dalam keterangan resmi yang diterima RRI, Jumat, 24 Juli 2026.

Saat ditanya apakah persoalan tersebut dipicu miskomunikasi, Rano berharap hal itu bisa segera diketahui. "Iya artinya mudah-mudahan bisa ditemukan apa miskomunikasinya ada di mana ya," ujarnya, melanjutkan.

Di sisi lain, ia membantah kabar yang menyebut satpam tersebut akan dipecat buntut insiden itu. Ia menjamin petugas keamanan tersebut tetap bekerja.

Sebelumnya, keributan antara sopir Toyota Alphard dan satpam di kawasan Bundaran HI viral di media sosial. Peristiwa itu terjadi setelah pengemudi Alphard diduga menerobos lampu merah di penyeberangan depan Hotel Pullman HI.

Pengemudi sempat ditegur oleh petugas keamanan. Namun sayangnya, teguran itu kemudian berujung adu mulut.

"Pengendara mobil menerobos lampu merah di penyeberangan depan Hotel Pullman." kata Kapolsek Metro Menteng AKBP Braiel Arnold Rondonuwu. Ia mengatakan satpam saat itu menegur pengemudi Alphard dengan cara menggebrak kaca mobil.

"Kemudian satpam menegur pengendara dengan menggebrak kaca mobil. Pengendara mobil tidak terima dengan tindakan sekuriti tersebut dan terjadi cekcok mulut," ucapnya, menjelaskan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....