Kementrans Dukung Program Cek Kesehatan Gratis Sebagai Prioritas Presiden
- 24 Jul 2026 14:45 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Pemerintah terus meningkatkan pelayanan program Cek Kesehatan Gratis (CKG), untuk memastikan kesehatan bagi seluruh masyarakat Indonesia
- Program CKG dinilai harus terus didorong semua kementerian dan lembaga, mengingat merupakan program prioritas Presiden Prabowo Subianto
- Wakil Menteri Transmigrasi (Wamentrans), Viva Yoga Mauladi menyebut pihaknya juga mendukung program CKG di lingkungan Kementrans
RRI.CO.ID, Jakarta - Pemerintah terus meningkatkan pelayanan program Cek Kesehatan Gratis (CKG), untuk memastikan kesehatan bagi seluruh masyarakat Indonesia. Program CKG dinilai harus terus didorong semua kementerian dan lembaga, mengingat merupakan program prioritas Presiden Prabowo Subianto.
Wakil Menteri Transmigrasi (Wamentrans), Viva Yoga Mauladi menyebut pihaknya juga mendukung program CKG di lingkungan Kementrans. Kegiatan yang diikuti oleh 800 pegawai Kementrans pada 22-23 Juli 2026 merupakan upaya pencegahan terhadap sejumlah penyakit.
"Selain ada Makan Bergizi Gratis, Pemerintah juga memiliki program Cek Kesehatan Gratis. Program-program yang ada merupakan turunan dari Asta Cita Presiden Prabowo Subianto," kata Wamentrans Viva dalam keterangan tertulis di Jakarta, pada Jumat 24 Juli 2026.
Wamentrans Viva menyampaikan, kegiatan tersebut merupakan bentuk realisasi dan tanggung jawab negara. Hal ini untuk membangun konsep negara yang menghadirkan kesejahteraan dan melindungi seluruh warga negara.
“Dengan CKG, kita bangun sumber daya manusia yang unggul, sehat, kreatif, dan inovatif. Datang ke dokter atau rumah sakit jangan di saat sakit, saat sehat pun perlu mengecek kondisi tubuh kita," ucapnya.
Wamentrans Viva menjelaskan, dengan mengacu pada data yang ada, saat ini sebaran penyakit menular menurun. Namun menurutnya, penyakit seperti hipertensi, kegemukan, paru-paru, jantung, dan gula menunjukan jumlah yang mengkhawatirkan.
Wamentrans Viva menginginkan semua pegawai Kementrans sehat, bukan hanya jasmani namun juga rohani. Menurutnya penyakit seperti itu bisa muncul karena pola gaya hidup seseorang.
“Dari literatur yang ada, penyakit muncul dari makanan sekitar 20 persen dan 80 persen dari pikiran. Dalam bekerja harus disertai dengan rasa gembira namun tetap tanggung jawab," ujarnya.
Wamentrans Viva menambahkan, sehat itu murah asal dalam keseharian rutin olahraga, olah batin, olah pikiran, dan olah rasa. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Direktur Pelayanan Kesehatan Rujukan drg Yuli Astuti Saripawan, M.Kes. atas terselenggaranya CKG.
"CKG yang digelar merupakan CKG yang kedua. Kolaborasi dengan Kementerian Kesehatan mampu menghadirkan CKG yang rutin digelar setiap tahun”, katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....