Kementrans dan KKP Perkuat Sinergi Bangun Kampung Nelayan
- 10 Jul 2026 23:11 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kementerian Transmigrasi dan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), perkuat sinergi mendukung program prioritas nasional 2025–2029
- Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi, dan Wakil Menteri KKP Didit Herdiawan Ashaf, membahas pengembangan kawasan transmigrasi
- Program Kampung Nelayan Merah Putih menjadi salah satu fokus kolaborasi Kementrans dan KKP
- Kementrans menyiapkan 17 satuan permukiman transmigrasi untuk dikembangkan menjadi kampung nelayan
- KKP menargetkan pembangunan 1.269 Kampung Nelayan Merah Putih, sebagai bagian penguatan ekonomi kelautan nasional
RRI.CO.ID, Jakarta - Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi, mendorong sinergi dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan. Kolaborasi tersebut, difokuskan guna mendukung program prioritas nasional 2025–2029.
Hal itu disampaikan Viva Yoga, saat bertemu Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan, Didit Herdiawan Ashaf. Pertemuan berlangsung di Kantor KKP, Jakarta, Kamis, 9 Juli 2026.
Menurut Viva Yoga, sejumlah program prioritas KKP dapat dikembangkan di kawasan transmigrasi. Program tersebut meliputi Kampung Nelayan Merah Putih hingga revitalisasi tambak.
"Program lainnya mencakup budidaya ikan darat tematik, swasembada garam, kapal ikan modern, dan tambak udang terintegrasi. Kawasan transmigrasi dinilai memiliki potensi mendukung seluruh program tersebut" ujar Viva Yoga.
Saat ini Kementerian Transmigrasi memiliki 17 satuan permukiman yang berpotensi menjadi kampung nelayan. Lokasinya tersebar di berbagai kabupaten dengan potensi perikanan yang melimpah.
"Beberapa lokasi berada di Bengkulu Utara, Parigi Moutong, Muna Barat, Pasangkayu, Merauke, dan Buton Tengah. Di sana potensi perikanan melimpah sehingga bila disinergikan dengan kementerian terkait, hasilnya akan lebih maksimal", paparnya.
Viva Yoga menambahkan, dalam sektor perikanan, hasil budidaya rajungan dari para transmigran, telah berhasil diekspor ke pasar global. Mereka diantaranya berasal dari Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat, Papua Barat, dan Maluku Utara,
"Beberapa hari lalu dengan bekerja sama dengan salah satu industri perikanan, Kita lepas ekspor rajungan ke Amerika", jelas Viva Yoga.
Di Kawasan Transmigrasi Barelang, Kota Batam, Kepulauan Riau, Kementrans juga telah melakukan pembinaan. Para transmigran dan warga yang bekerja di sektor perikanan tangkap, diberikan dukungan berupa kapal modern.
Dalam pertemuan tersebut, Kementrans dan KKP menyepakati pembentukan tim kecil, untuk merealisasikan pembangunan kampung nelayan di kawasan transmigrasi. Selain meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan transmigran, Program kampung nelayan diharapkan menciptakan lapangan kerja baru.
Dirinya yakin, 17 lokasi satuan pemukiman transmigrasi akan segera menjadi kampung nelayan. Sebab di tahun ini, KKP menargetkan pembangunan 1.269 kampung nelayan.
"Sinergitas antarkementerian akan membuat pembangunan lebih efektif dan efisien. Kolaborasi tersebut diharapkan memperkuat ekonomi kawasan transmigrasi, utamanya yang berbasis sektor perikanan", pungkas pria asal Lamongan, Jawa Timur itu.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....