Kementrans Siapkan Lahan Wujudkan Lumbung Pangan Nasional
- 26 Jun 2026 14:20 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Menteri Transmigrasi, M. Iftitah Sulaiman Suryanagara memastikan Kementrian Transmigrasi (Kementrans) akan mendukung sinergi terwujudnya lumbung pangan nasional
- Kementrans akan menyiapkan sejumlah lahan, Sumber Daya Manusia (SDM), hingga pangan alternatif untuk mewujudkan sinergi tersebut
- Menteri Iftitah menyebut, lahan Hak Pengelolaan Lahan (HPL) Transmigrasi dan SDM transmigran petani siap didayagunakan
RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Transmigrasi, M. Iftitah Sulaiman Suryanagara memastikan Kementrian Transmigrasi (Kementrans) akan mendukung sinergi terwujudnya lumbung pangan nasional. Untuk itu, Kementrans akan menyiapkan sejumlah lahan, Sumber Daya Manusia (SDM), hingga pangan alternatif untuk mewujudkan sinergi tersebut.
Menteri Iftitah menyebut, lahan Hak Pengelolaan Lahan (HPL) Transmigrasi dan SDM transmigran petani siap didayagunakan. Hal tersebut bersinergi dan berkolaborasi dengan kementerian/lembaga lainnya untuk mencapai target Program Kerja Prioritas Nasional Ketahanan Pangan.
"Kami dapat melihat dengan lebih jernih apa yang telah berjalan baik. Apa yang masih perlu diperbaiki, serta apa yang harus segera disempurnakan," kata Menteri Iftitah dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, pada Jumat 26 Juni 2026.
Menteri Iftitah menyoroti pentingnya penerapan prinsip keberlanjutan dalam pembangunan sektor pangan. Menurutnya, keberhasilan swasembada pangan diukur dari peningkatan produksi, keberlanjutan sumber daya, efisiensi pemanfaatan anggaran, dan keberlangsungan sarana pendukung.
Sebagai contoh, Kementrans menemukan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) di sejumlah kawasan transmigrasi. Sarana tersebut memerlukan sistem pemeliharaan yang lebih baik agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
“Ketika alsintan mengalami kerusakan, kemampuan petani untuk memperbaikinya sering kali terbatas. Karena itu, kami memandang perlu adanya dukungan bengkel atau layanan pemeliharaan di lokasi-lokasi yang menerima bantuan alsintan,” ucapnya.
Menteri Iftitah menekankan pentingnya diversifikasi pangan sebagai bagian strategi jangka panjang menghadapi keterbatasan lahan dan pertumbuhan jumlah penduduk. Untuk itu, Kementrans tengah mengembangkan proyek percontohan budidaya ubi jalar sebagai salah satu alternatif sumber pangan selain beras.
"Pengembangan pangan nasional harus mempertimbangkan daya dukung lingkungan, termasuk penggunaan air. Sehingga ketahanan pangan dapat berjalan selaras dengan ketahanan lingkungan dan energi," ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....