Presiden Minta LNG Masela Segera Tuntas: Pembangunan Tidak Boleh Terhambat

  • 16 Jul 2026 18:25 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Presiden Prabowo Subianto meminta pembangunan LNG Abadi Masela segera diselesaikan dan tidak kembali mengalami hambatan.
  • Presiden menegaskan proyek yang telah dinantikan hampir tiga dekade itu harus memberikan manfaat nyata bagi bangsa Indonesia.
  • Kepala Negara mengatakan Indonesia telah mengetahui potensi besar cadangan energi di kawasan Tanimbar dan Maluku sejak puluhan tahun lalu.

RRI.CO.ID, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto meminta pembangunan LNG Abadi Masela segera diselesaikan dan tidak kembali mengalami hambatan. Presiden menegaskan proyek yang telah dinantikan hampir tiga dekade itu harus memberikan manfaat nyata bagi bangsa Indonesia.

Presiden menegaskan pembangunan LNG Abadi Masela harus berjalan sesuai target dan tidak boleh kembali tertunda. "Dan pembangunan tidak boleh terhambat, harus selesai dalam waktu sesingkat-singkatnya," ujar Presiden saat meresmikan groundbreaking LNG Abadi Masela di Kepulauan Tanimbar, Maluku, secara virtual dari Istana Merdeka, Jakarta, Kamis, 16 Juli 2026.

Presiden mengatakan proyek tersebut merupakan salah satu proyek energi paling penting bagi masa depan Indonesia. "Proyek ini hampir tiga dekade, tiga dasawarsa kita tunggu, alhamdulillah hari ini kita mulai pembangunan," kata Presiden.

Kepala Negara mengatakan Indonesia telah mengetahui potensi besar cadangan energi di kawasan Tanimbar dan Maluku sejak puluhan tahun lalu. Karena itu, dimulainya pembangunan proyek tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat ketahanan energi nasional.

"Dengan demikian kita sadar, bangsa Indonesia sadar bahwa kita diberi karunia yang luar biasa oleh Yang Mahakuasa. Buktinya bahwa kita sudah paham di perairan kita, di Tanimbar, di Maluku ini, kita memiliki cadangan energi yang sangat besar," kata Presiden.

Presiden optimistis LNG Abadi Masela akan menjadi penggerak pembangunan nasional sekaligus mempercepat kemajuan kawasan Indonesia Timur. Proyek tersebut akan memperkuat kemandirian energi dan membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.

"Saya yakin proyek ini nanti akan menjadi pendorong bagi kemajuan Indonesia, khususnya Indonesia Timur. Ini juga memperkuat kemandirian energi nasional Indonesia," ujar Presiden.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....