Psikolog Tekankan Kehadiran Orang Tua Penting pada Hari-Hari Awal Sekolah

  • 13 Jul 2026 19:05 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Kehadiran orang tua pada awal masuk sekolah sangat penting untuk membantu anak beradaptasi dengan lingkungan baru dan memberikan rasa aman.
  • Awal tahun ajaran merupakan fase perubahan besar bagi anak yang memerlukan sosok dewasa terpercaya untuk meyakinkan bahwa lingkungan sekolah aman.
  • Jika orang tua berhalangan, dapat melibatkan figur pengganti seperti paman, bibi, tante, atau kakek nenek yang dipercaya anak untuk memberikan rasa aman dan nyaman.

RRI.CO.ID, Jakarta - Psikolog anak, remaja, dan keluarga Arijani Lasmawati menilai kehadiran orang tua pada hari-hari awal masuk sekolah sangat penting. Selain membantu anak beradaptasi dengan lingkungan baru, kehadiran tersebut dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi anak.

Arijani mengatakan masa awal sekolah merupakan fase perubahan yang cukup besar bagi anak. Karena itu, anak membutuhkan sosok dewasa yang dipercaya untuk meyakinkan bahwa lingkungan sekolah aman untuk dijalani.

"Karena ada fase perubahan, buat anak-anak itu perubahan cukup mengejutkan, dia perlu diyakinkan bahwa situasi di sana aman. Untuk itu perlu garansi, ada orang dewasa yang dia percaya membersamai dia," kata Arijani saat berbincang dengan Pro 3 RRI, Senin, 13 Juli 2026.

Ia mengatakan pendampingan orang tua tidak hanya penting bagi anak usia dini. Anak yang lebih besar pun tetap membutuhkan keterlibatan orang tua, terutama pada masa awal tahun ajaran baru.

Menurutnya, banyak sekolah yang mengadakan pertemuan antara orang tua dan pihak sekolah sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai. Forum tersebut menjadi kesempatan untuk menyamakan pemahaman mengenai aturan, kebutuhan anak, dan pola pendampingan yang diperlukan.

Arijani memahami tidak semua orang tua dapat hadir karena kesibukan pekerjaan. Namun, kondisi tersebut disebutnya dapat diatasi dengan melibatkan figur pengganti yang dipercaya anak.

"Kalau tidak bisa ayah bisa ibu. Kalau tidak bisa ayah dan ibu, bisa pakai figur pengganti seperti paman, bibi, tante, atau kakek nenek," kata Arijani.

"Yang penting ada orang dewasa yang dia yakini menjaga rasa aman dan nyaman dia," ujarnya melanjutkan. Yang paling penting, kata Arijani, bukan semata siapa yang mengantar, melainkan adanya sosok yang memberikan rasa aman ketika anak memasuki situasi baru.

Dengan dukungan tersebut, anak diharapkan lebih percaya diri di lingkungan luar rumah. Terlebih agar anak mampu menjalani masa adaptasi sekolah dengan lebih baik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....