Sekolah Diamankan Tim Jibom, Guru dsn Siswa di Jagakarsa Jaksel Dipulangkan

  • 13 Jul 2026 11:49 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Seluruh siswa dan guru SDN Srengseng Sawah 15 Pagi di Jakarta Selatan dipulangkan pada Senin 13 Juli 2026 setelah dugaan ancaman diterima oleh pihak sekolah.
  • Tim Penjinak Bom (Jibom) Brimob melakukan sterilisasi lengkap di lingkungan sekolah dengan personel Gegana bersenjata yang berjaga di beberapa titik.
  • Guru kelas V Subekhi menjelaskan bahwa siswa diminta pulang setelah kepolisian tiba, sementara guru disterilkan dan dilarang memasuki area sekolah hingga pemeriksaan selesai.

RRI.CO.ID, Jakarta – Seluruh siswa SDN di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan, (Jaksel), dipulangkan setelah pihak sekolah menerima dugaan ancaman bom pada, Senin 13 Juli 2026, pagi. Selain siswa, para guru juga diminta meninggalkan lingkungan sekolah untuk memberi ruang bagi aparat melakukan sterilisasi.

Salah satu guru, Subekhi mengatakan, keputusan memulangkan siswa dilakukan setelah aparat kepolisian tiba di lokasi. Sebelum itu, pihak sekolah berupaya mengondisikan situasi agar para siswa tetap tenang dan tidak panik.

"Anak-anak biar tidak panik. Setelah Kapolsek datang, anak-anak diimbau pulang. Habis itu semua guru juga disterilkan," ucap Subekhi kepada RRI.

Menurut Subekhi, saat informasi dugaan ancaman diterima, seluruh siswa dan tenaga pendidik tengah mengikuti upacara pembinaan budaya di halaman sekolah. Setelah upacara selesai, siswa tidak langsung masuk ke ruang kelas, melainkan tetap berada di lapangan sambil menunggu kedatangan aparat kepolisian.

Ia menjelaskan, setelah mendapat arahan dari petugas, siswa dipulangkan ke rumah masing-masing sebagai langkah antisipasi. Sementara itu, guru yang menerima pesan dimintai keterangan oleh aparat, sedangkan guru lainnya diminta keluar dari area sekolah selama proses sterilisasi berlangsung.

Subekhi menambahkan, hingga proses pemeriksaan berlangsung, belum ada guru maupun siswa yang diperbolehkan kembali memasuki lingkungan sekolah. Pihak sekolah juga masih menunggu arahan dari aparat terkait kepastian pelaksanaan kegiatan belajar mengajar.

Pantauan RRI di lokasi, hingga Senin siang petugas kepolisian bersama Tim Penjinak Bom (Jibom) Brimob masih melakukan sterilisasi di lingkungan SDN Srengseng Sawah 15 Pagi. Sejumlah personel Gegana bersenjata lengkap tampak berjaga di beberapa titik, sementara kendaraan operasional Jibom masih disiagakan di dalam kompleks sekolah.

Di luar lingkungan sekolah, sejumlah guru, orang tua murid, warga, dan awak media tampak menunggu perkembangan penanganan aparat. Hingga berita ini ditulis, kepolisian masih melakukan penyisiran dan belum menyampaikan hasil akhir pemeriksaan di lokasi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....