Instruksi Presiden ke Aparat Negara: Saya Minta Kita Semua Introspeksi

  • 12 Jul 2026 10:30 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Presiden Prabowo meminta seluruh aparat negara melakukan introspeksi dan membenahi diri untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih dan bebas dari korupsi.
  • Presiden menegaskan bahwa semua atribut, jabatan, dan kehormatan aparat negara berasal dari kepercayaan rakyat sehingga harus mengutamakan kepentingan masyarakat.
  • Pemerintah berkomitmen untuk penegakan hukum yang adil tanpa memandang status, jabatan, maupun kekuasaan seseorang, serta terus memberantas korupsi meski menghadapi perlawanan dari kelompok koruptor.

RRI.CO.ID, Lombok Barat - Presiden Prabowo Subianto meminta seluruh aparat negara melakukan introspeksi dan membenahi diri demi mewujudkan pemerintahan yang bersih serta bebas dari korupsi. Presiden menegaskan rakyat menginginkan aparatur negara bekerja sepenuhnya untuk kepentingan masyarakat.

"Saya minta introspeksi, terutama para birokrat kita semua introspeksi. Pejabat-pejabat militer dan polisi, introspeksi," kata Presiden saat meresmikan Bendungan Meninting di Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat, 10 Juli 2026.

Presiden mengingatkan seluruh atribut, jabatan, dan kehormatan yang dimiliki aparat negara berasal dari kepercayaan rakyat. Karena itu, setiap aparatur negara harus mengutamakan kepentingan masyarakat dalam menjalankan tugasnya.

"Saudara adalah milik rakyat, bintangmu dari rakyat, sepatumu dari rakyat, topimu dari rakyat. Jangan pernah lupa itu," ujar Presiden.

Presiden mengatakan masyarakat tidak lagi menginginkan praktik korupsi maupun berbagai bentuk penipuan terus terjadi di Indonesia. Karena itu, Presiden meminta seluruh aparatur negara harus melakukan pembenahan serta memperkuat integritas dalam menjalankan amanah.

"Saya mohon, perbaiki dirimu, mawas diri, jangan melawan kepada rakyat. Rakyat tidak ingin korupsi dibiarkan, rakyat tidak ingin penipuan-penipuan dilanjutkan," kata Presiden.

Presiden juga menegaskan komitmennya untuk terus memberantas korupsi meski menghadapi berbagai tantangan. Menurut Presiden, sejumlah kelompok yang selama ini menikmati praktik korupsi akan terus berupaya menghambat upaya perbaikan yang dilakukan pemerintah.

"Saudara-saudara, kita bersyukur prestasi-prestasi yang sudah kita hasilkan dalam waktu yang singkat. Dengan perlawanan-perlawanan banyak dari kelompok-kelompok, terutama koruptor-koruptor itu," ujarnya.

Presiden memastikan penegakan hukum akan dilakukan secara adil tanpa memandang status, jabatan, maupun kekuasaan seseorang. Pemerintah, kata Presiden, berkomitmen menghadirkan kepastian hukum yang berlaku bagi seluruh warga negara.

"Kita akan tegakkan hukum, dan hukum itu untuk semua. Bukan hanya untuk orang kuat saja," kata Presiden.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....