Mendagri Tekankan Pentingnya Data Geospasial untuk Sengketa Wilayah

  • 10 Jul 2026 12:22 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Mendagri menegaskan data geospasial penting untuk penyusunan tata ruang dan penyelesaian sengketa batas wilayah.
  • Data spasial dibutuhkan untuk menyelesaikan konflik batas negara, provinsi, kabupaten, hingga desa.
  • Penyelesaian sengketa wilayah diharapkan dilakukan melalui mekanisme bottom-up berbasis data yang akurat.

RRI.CO.ID, Jakarta - Data geospasial memiliki peran strategis dalam mendukung penataan ruang sekaligus menyelesaikan berbagai sengketa batas wilayah di Indonesia. Hal ini disampaikan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, di Jakarta, Kamis, 9 Juli 2026.

Menurutnya, pemanfaatan data spasial menjadi salah satu elemen penting dalam pengembangan Satu Data Indonesia (SDI). Tujuannya yakni untuk mendukung pengambilan kebijakan yang lebih akurat.

Tito menjelaskan, data geospasial Badan Informasi Geospasial (BIG) menjadi acuan utama dalam penyusunan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). Selain itu, data tersebut juga dibutuhkan dalam penyelesaian berbagai persoalan batas wilayah, baik di tingkat internasional maupun domestik.

“Sengketa banyak sekali, bukan hanya batas negara. Kita di Malaysia ada masalah sebatik dan lain-lain, dengan Timor-Leste juga masih ada segmen yang dispute,” ucapnya dalam rapat pleno Baleg DPR RI terkait RUU SDI.

Ia mencontohkan sengketa batas antara Papua Barat dan Maluku Utara, Sulawesi Barat dan Kalimantan Timur, serta Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara. Menurutnya, penyelesaian konflik tersebut harus dilakukan secara bertahap dengan mengedepankan mekanisme bottom-up agar tidak memicu konflik baru di masyarakat.

"Data geospatial ini penting, terutama untuk penyusunan tata ruang. Termasuk juga dalam rangka penentuan sengketa batas wilayah," kata Tito.

Tito menambahkan, penguatan data geospasial diharapkan dapat mendukung penyusunan kebijakan pembangunan yang lebih presisi. Sekaligus mempercepat penyelesaian berbagai persoalan batas wilayah di seluruh Indonesia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....