Jejak Kepemimpinan Rachmat Gobel di Dunia Usaha dan Pemerintahan

  • 10 Jul 2026 12:10 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Rachmat Gobel merupakan pengusaha senior yang memimpin Gobel Group dan pernah menjabat Menteri Perdagangan pada Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo periode 2014-2015.
  • Gobel berkontribusi pada pengembangan industri manufaktur, investasi ekonomi bilateral dengan Jepang, hingga peran penting di bidang olahraga nasional dan internasional.
  • Rachmat Gobel diberi gelar "Ti Bulilango Hunggia" yang berarti "Pemberi Cahaya Negeri" berkat kontribusinya.

RRI.CO.ID, Jakarta – Anggota DPR RI Fraksi Partai NasDem Rachmat Gobel dikabarkan wafat pada Jumat, 10 Juli, dini hari WIB. Kabar duka ini disampaikan langsung oleh pihak keluarga besar.

"Keluarga besar menyampaikan bahwa Bapak Rachmat Gobel telah berpulang ke rahmatullah pada hari Jumat, 10 Juli, pukul 03.20. Di RS Brawijaya Tebet, Jakarta Selatan," tulis keterangan yang diterima RRI.CO.ID, Jumat, 10 Juli 2026.

Sejumlah rekan sejawat politikus hingga pemerintah Provinsi Gorontalo turut membenarkan kabar tersebut. Ucapan belasungkawa terus mengalir melalui media sosial.

Rachmat Gobel merupakan pengusaha sekaligus politikus senior Indonesia. Dirinya dikenal sebagai sosok yang menggabungkan dunia bisnis dan pemerintahan dalam kiprahnya.

Profil Rachmat Gobel

Rachmat Gobel lahir pada 3 September 1962. Sebagai putra dari pasangan Thayeb Mohammad Gobel dan Annie Nento Gobel.

Ia merupakan anak laki-laki pertama dari lima bersaudara keluarga Gobel. Sejak muda, ia dipersiapkan untuk mewarisi Kelompok Usaha Gobel yang dirintis ayahnya.

Rachmat menempuh pendidikan di Chuo University, Jepang, mempelajari bidang Ilmu Perdagangan Internasional. Setelah menyelesaikan studinya pada 1987, ia kembali ke Indonesia dan memulai karier dari tingkat paling bawah di perusahaan keluarga.

Perjalanan Karier Rachmat Gobel

Pada 1988, ia mulai bekerja sebagai pelatih di pabrik baterai PT National Gobel. Rachmat menjalani tugas tersebut selama setahun sebelum memperoleh promosi menjadi asisten presiden direktur.

Ia berperan dalam menyusun perencanaan manajemen perusahaan yang kini bernama PT Panasonic Manufacturing Indonesia. Dalam kepemimpinannya, ia aktif mendorong industri untuk meningkatkan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) hingga lebih dari 40 persen pada berbagai produk andalannya.

Di bawah kepemimpinannya, Gobel Group terus berkembang ke berbagai sektor usaha. Rachmat berprinsip bahwa selain kualitas produk, keberhasilan perusahaan ditentukan berdasarkan kualitas sumber daya manusianya.

Pengalaman Rachmat kemudian berlanjut ke ranah pemerintahan dan politik. Ia menjabat sebagai Menteri Perdagangan pada Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo dari 2014 hingga 2015.

Pada 2017, Rachmat dipercaya menjadi Utusan Khusus Presiden untuk Jepang untuk memperkuat hubungan ekonomi dan investasi kedua negara. Kemudian, Pemilu 2019 mengantarkannya menjadi anggota DPR RI dan Wakil Ketua DPR RI periode 2019–2024.

Tak hanya di pemerintahan, Rachmat juga pernah aktif mendukung perkembangan olahraga nasional dan internasional. Ia pernah menjabat sebagai Ketua Harian organisasi pencak silat dan berperan mempromosikannya ke berbagai negara Eropa dan Afrika.

Rachmat juga pernah memegang peran kunci di balik suksesnya penyelenggaraan perhelatan SEA GAMES XXVI tahun 2011. Saat itu, ia menjabat sebagai Ketua Harian Panitia Penyelenggara SEA Games Indonesia (INASOC).

Berkat kemampuan serta kontribusi besarnya, Rachmat Gobel diberi gelar "Ti Bulilango Hunggia". Yang berarti "Pemberi Cahaya Negeri" oleh masyarakat Gorontalo.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....