Presiden Prabowo Ungkap Penerapan B50 Bisa Pangkas Devisa Negara Rp170 Triliun
- 09 Jul 2026 21:55 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Presiden Prabowo meresmikan peluncuran biodiesel B50 di Rest Area KM 57 Tol Jakarta-Cikampek, Karawang, Jawa Barat pada 9 Juli 2026.
- Program biodiesel B50 diproyeksikan menghemat devisa negara hingga Rp170 triliun (sekitar 10 miliar dolar) melalui penggunaan bahan bakar berbasis minyak sawit domestik.
- Program B50 mewajibkan pencampuran 50 persen biodiesel FAME dari minyak sawit dengan 50 persen solar dan telah berlaku nasional sejak 1 Juli 2026 sebagai lanjutan dari program B35 dan B40.
RRI.CO.ID, Karawang - Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan penerapan biodiesel B50 akan menghemat devisa negara hingga Rp170 triliun. Presiden mengatakan penghematan tersebut menjadi salah satu manfaat besar dari upaya memperkuat kemandirian energi nasional.
"Bayangkan kita sekarang sudah bisa menghemat devisa. Uang keluar Rp170 triliun, 10 miliar dolar kita hemat," kata Presiden saat meresmikan peluncuran B50 di Rest Area KM 57 Tol Jakarta-Cikampek, Karawang, Jawa Barat, Kamis, 9 Juli 2026.
Penghematan tersebut, kata Presiden, menjadi bukti pemanfaatan sumber daya dalam negeri mampu memberikan manfaat nyata bagi perekonomian nasional. Menurutnya, langkah tersebut juga memperkuat posisi Indonesia menghadapi berbagai tantangan global.
Di tengah ketidakpastian ekonomi dan geopolitik dunia, Presiden menegaskan Indonesia harus mampu mengandalkan kekuatannya sendiri. Karena itu, pemerintah terus mendorong berbagai program strategis yang dapat mengurangi ketergantungan terhadap impor.
"Di tengah krisis dunia, Indonesia ternyata punya kekuatan. Kita tidak meremehkan kesulitan, tapi kita terus menyiapkan diri," ujarnya.
Presiden juga menyebut penghematan devisa akan semakin besar apabila berbagai kebocoran ekonomi dapat ditekan. Selain sektor energi, pemerintah juga berupaya meningkatkan penerimaan negara melalui perbaikan tata kelola sumber daya alam.
"Saya juga baru dapat laporan, ekspedisi ilmiah di Papua menemukan cadangan emas dan mineral yang sangat besar. Saudara-saudara, masa depan kita sangat baik, sangat cerah," kata Presiden.
Presiden menegaskan tujuan utama pembangunan adalah meningkatkan kesejahteraan rakyat. "Kita negara yang kaya, rakyat kita juga harus menikmati kekayaan itu," ujar Presiden.
Program mandatory biodiesel B50 mewajibkan pencampuran 50 persen biodiesel berbasis Fatty Acid Methyl Ester (FAME) dari minyak sawit dengan 50 persen solar. Program tersebut telah berlaku secara nasional sejak 1 Juli 2026 sebagai kelanjutan dari program B35 dan B40.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....