Presiden Prabowo Kumpulkan Pengusaha
- 31 Jul 2026 14:53 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- 1. Presiden Prabowo Subianto memanggil pengusaha
- 2. Dialog Presiden Prabowo dan pengusaha menyikapi kondisi ekonomi global
- 3. Pengusaha optimis ekonomi tetap bagus
RRI.CO.ID, Jakarta- Presiden Prabowo Subianto mengumpulkan para pengusaha, diantaranya yang tergabung dalam Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) di Istana Merdeka, Jakarta. Berdasarkan pantauan, puluhan pengusaha mengenakan kemeja putih, tiba di Istana Kepresidenan, sejak pukul 14.00 WIB.
Ketua Umum Kadin Anindya Bakrie mengatakan pertemuan dengan Presiden Prabowo dihadiri oleh pengurs Kadin dari 38 provinsi. Selain itu, ada puluhan asosiasi yang turut dalam pertemuan tersebut.
"Kami datang bersama pimpinan-pimpinan Kadin di 38 provinsi, hadir juga nanti ada 30 asosiasi dan himpunan. Sejak mendengar Bapak Presiden, mereka terbang ada dari Papua, Papua Barat, Kaltara, NTT, Aceh," kata Anindya kepada wartawan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat, 31 Juli 2026.
Presiden Prabowo dan pengusaha akan berdialog terkait perekonomian, termasuk upaya untuk meningkatkan ekonomi daerah. Para pengusaha, kata Anindya, antusias berdialog dengan Presiden Prabowo.
"Mereka ingin berdiskusi mengenai bagaimana bersama-sama bisa meningkatkan ekonomi dari daerah. Dan ini kita lihat menyambung diskusi dengan Bapak Presiden tahun lalu bulan Agustus 2025 ketika kami diundang ke Hambalang sebelum dia melakukan retret," katanya.
Pada pertemuan sebelumnya dibahas kondisi ekonomi global dan geopolitik terutama dampak dari perang di Timur Tengah. Presiden Prabowo menginginkan agar pengusaha menyikapi bersama kondisi tersebut.
"Pada saat itu diprediksikan bahwa kita akan menghadapi kondisi ekonomi dan geopolitik yang seperti sekarang ini. Sekarang bagaimana kita bersama-sama menyikapinya karena dari keliling daerah kita lihat semua tetap mencari jalan keluar," katanya.
Pengusaha tetap optimis tetap optimis pertumbuhan ekonomi tetap terjaga. "Tapi dibutuhkan koordinasi yang semakin lancar dan semakin baik," ujarnya.
Sementara itu, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengatakan pihaknya akan mendampingi Kepala Negara. "Ada dunia usaha bertemu Presiden, jadi kami mendampingi Presiden," kata Menteri Bahlil.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....