Pesan Prabowo untuk Elit Bangsa agar Kompak dan Bangun Bangsa
- 31 Jul 2026 18:51 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Presiden Prabowo Subianto mengumpulkan puluhan pengusaha di Istana Negara Jakarta untuk memberikan arahan strategis.
- Presiden menekankan pentingnya persatuan elit bangsa dengan meneladani kegagalan negara lain yang disebabkan ketidakompakan dan konflik internal.
- Presiden Prabowo mengajak seluruh elemen elite bangsa bersatu untuk mencapai kemajuan bersama Indonesia.
RRI.CO.ID, Jakarta- Presiden Prabowo Subianto mengumpulkan para pengusaha di Istana Negara Jakarta. Selanjutnya Presiden Prabowo memberikan arahan kepada para puluhan pengusaha yang hadir.
Presiden Prabowo mengatakan berkaca dari negara yang gagal, karena elit bangsa tidak kompak dan selalu ribut. Oleh sebab itu, Presiden Prabowo mengajak elit bangsa untuk bersatu untuk kemajuan bangsa Indonesia.
"Terutama kita pelajari adalah memang perlunya suatu sinergitas antarelite, perlunya ada kerja sama, kolaborasi. Semua bangsa yang berhasil, elitnya bisa bekerja sama, semua negara yang gagal, elitnya ribut," kata Presiden Prabowo dalam sambutannya di Istana Merdeka, Jumat, Jumat, 31 Juli 2026.
Adapun mereka yang disebut elit, kata Presiden Prabowo yakni elit ekonomi, elit intelektual, elit agama, elit budaya, elit seni, elit produsen, dan elit buruh. "Elit adalah unsur pimpinan, tinggal dibuka saja, tunjukkan kepada saya negara mana yang berhasil kalau elitnya ribut terus," ujarnya.
| Baca juga: Presiden Prabowo Kumpulkan Pengusaha |
Presiden Prabowo menjelaskan pembangunan suatu bangsa atau nation building adalah pembangunan lintas sektor. Oleh sebab itu, nation building memerlukan kekuatan sehingga bangsa Indonesia dapat memanfaatkan semua sumber daya.
"Karena itu, nation building memerlukan kekuatan. Kekuatan dari bangsa itu untuk bisa dikerahkan, untuk bisa dipersatukan, sehingga bangsa itu dapat memanfaatkan semua sumber daya yang ada di bangsa itu," kata Presiden Prabowo menegaskan.
Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi untuk pengusaha karena memiliki itikad untuk bekerja sama dengan pemerintah demi kebaikan bangsa dan negara. Adapun jumlah pengusaha yang hadir yakni 150 orang yang merupakan perwakilan dari asosiasi.
"Jadi saya berterima kasih, saya sangat gembira dari awal yang saya pimpin, saudara menunjukkan ingin bekerja sama. Bekerja sama untuk kebaikan bangsa dan negara," ujar Presiden Prabowo.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Anindya Bakrie mengatakan ketahanan ekonomi, ketahanan pangan, energi sangat penting karena merupakan bagian dari ketahanan nasional. Selain itu, Anindya mengatakan pengusaha tetap optimistis dan mencari solusi untuk menjaga pertumbuhan ekonomi.
"Kami memilih untuk berpikir optimistis dan mencari solusi karena ke mana pun kami pergi, setiap negara juga menghadapi tantangan yang sama. Bahkan Indonesia dalam keadaan yang lebih baik dilihat dari sisi pertumbuhannya selama 20 tahun, yaitu 5%, inflasi yang juga under control," kata Anindya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....