Kapolri Tinjau Inovasi Pupuk Batu Bara, Lepas Distribusi 80 Ton untuk Petani Riau

  • 09 Jul 2026 05:34 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Kapolri meninjau pabrik pupuk batu bara PT Bursa Tani Futura Andyta di Kabupaten Kampar, Riau.
  • Kapolri melepas distribusi simbolis 80 ton pupuk Futuraplus Presisi kepada kelompok tani di Provinsi Riau.
  • Polri menegaskan komitmen mendukung ketahanan pangan melalui kolaborasi dengan dunia usaha dan kelompok tani.

RRI.CO.ID, Kampar - Kapolri meninjau operasional pabrik pupuk batu bara PT Bursa Tani Futura Andyta di Kabupaten Kampar, Riau. Peninjauan dilakukan untuk memperkuat dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional melalui inovasi sektor pertanian.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolri menyaksikan penyerahan bantuan pupuk batu bara kepada lima kelompok tani di Provinsi Riau. Bantuan tersebut menjadi bagian sinergi Polri bersama PT Bursa Tani Futura Andyta mendukung produktivitas pertanian.

Kelompok tani penerima bantuan berasal dari Kabupaten Rokan Hulu, Kabupaten Pelalawan, Kabupaten Kampar, Kecamatan Tambang, dan Kabupaten Siak. Bantuan diharapkan meningkatkan hasil panen sekaligus mendorong penerapan inovasi pemupukan di wilayah masing-masing.

Momentum kegiatan ditandai pelepasan distribusi 80 ton pupuk batu bara Futuraplus Presisi menuju kelompok tani di Riau. Jumlah tersebut dipilih sebagai simbol peringatan 80 Tahun Polri untuk masyarakat.

Distribusi pupuk menjadi awal penyaluran bantuan kepada kelompok tani binaan Polri di berbagai daerah. Bantuan diharapkan meningkatkan produktivitas lahan, menekan biaya produksi, dan memperbaiki kualitas hasil panen.

Kerja sama Polri bersama PT Bursa Tani Futura Andyta juga melahirkan produk Futuraplus Presisi. Produk tersebut dikembangkan menggunakan formulasi khusus sesuai kebutuhan kelompok tani binaan Polri.

Kolaborasi tersebut menunjukkan ketahanan pangan memerlukan dukungan pemerintah, aparat, dunia usaha, dan masyarakat. Sinergi lintas sektor dinilai penting mempercepat pencapaian swasembada pangan nasional.

Selain memenuhi kebutuhan dalam negeri, perusahaan juga memperluas jangkauan usahanya ke pasar internasional. PT Bursa Tani Futura Andyta membangun fasilitas produksi di Zimbabwe dan Nigeria.

Produk pupuk perusahaan juga telah diekspor ke Amerika Serikat, Nigeria, Zimbabwe, dan Botswana. Capaian tersebut menunjukkan inovasi pertanian nasional mampu bersaing di pasar global.

Kapolri juga meninjau pemanfaatan batu bara berkalori rendah sebagai bahan baku pupuk pertanian. Inovasi tersebut memberikan nilai tambah sekaligus membantu memperbaiki kualitas tanah pertanian.

Melalui kegiatan tersebut, Polri menegaskan komitmen mendukung agenda strategis pemerintah mewujudkan swasembada pangan nasional. Dukungan diwujudkan melalui kolaborasi lintas sektor yang memberi manfaat langsung bagi petani.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....