Perkuat Perlindungan Anak, Pemerintah Luncurkan Kampanye BERLIAN

  • 07 Jul 2026 06:20 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Pemerintah Indonesia meluncurkan Kampanye BERLIAN untuk memperkuat gerakan nasional menghadirkan ruang aman, ramah, nyaman, sehat, dan inklusif bagi anak.
  • Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menilai tantangan pengasuhan anak semakin kompleks akibat perubahan struktur keluarga, urbanisasi, dan perkembangan teknologi digital.

RRI.CO.ID, Jakarta - Pemerintah meluncurkan Kampanye BERLIAN untuk memperkuat gerakan nasional menghadirkan ruang aman, ramah, nyaman, sehat, dan inklusif bagi anak. Peluncuran dilakukan dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional ke-42 Tahun 2026.

Kampanye tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat Gerakan Nasional Ruang Aman dan Nyaman untuk Anak (Gernas RANA) yang diinisiasi Kemenko PMK. Melalui kampanye ini, pemerintah mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan Juli sebagai Bulan Anak Indonesia.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menilai tantangan pengasuhan anak semakin kompleks akibat perubahan struktur keluarga, urbanisasi, dan perkembangan teknologi digital. Oleh karena itu, membutuhkan kolaborasi dari seluruh pihak.

“Kita memiliki komitmen yang sama untuk melindungi anak dengan menghadirkan ruang yang aman dan nyaman. Tantangan pengasuhan hari ini semakin berat karena struktur keluarga berubah, urbanisasi meningkat, dan orang tua semakin banyak yang bekerja,” kata Pratikno dalam keterangan pers di Jakarta, Selasa, 7 Juli 2026.

Lebih lanjut, Pratikno menegaskan perlindungan anak tidak lagi hanya menjadi tanggung jawab keluarga. Menurutnya, seluruh ruang yang diakses anak harus menjadi tempat yang aman dan nyaman.

“Mari bersama melindungi anak di berbagai ruang, mulai dari keluarga, satuan pendidikan, ruang publik, hingga ruang digital. Semua ruang yang diakses anak harus kita jaga agar benar-benar menjadi ruang yang aman dan nyaman,” ucap Pratikno.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (MenPPPA) Arifah Fauzi mengatakan Kampanye BERLIAN mengajak semua pihak. Hal tersebut menjadikan Juli sebagai Bulan Anak Indonesia bersama seluruh bangsa.

“Melalui kampanye ini, pemenuhan hak dan perlindungan anak menjadi tanggung jawab bersama. Pemerintah harus berkolaborasi dengan keluarga dan seluruh pemangku kepentingan,” kata Arifah Fauzi.

Arifah menegaskan Kampanye BERLIAN menjadi momentum memperkuat perlindungan anak. Sekaligus mendorong pengasuhan positif, edukasi publik, dan partisipasi anak dalam setiap kebijakan.

“Melalui Kampanye BERLIAN, kami ingin memastikan anak memperoleh perlindungan dan pengasuhan positif. Anak harus bebas dari kekerasan, diskriminasi, perundungan, serta perkawinan anak,” kata Arifah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....