Kemendikdasmen: SPMB Awal Kepercayaan pada Layanan Pendidikan Bermutu
- 06 Jul 2026 18:55 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menilai pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) pada jenjang SLBN, SMAN, dan SMKN di Kota Padang, Sumatra Barat, telah menerapkan prinsip akuntabel, transparan, dan inklusif
- Hal itu disampaikan Direktur Jenderal Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus Kemendikdasmen Tatang Muttaqin
- Ia mengatakan kepercayaan masyarakat terhadap pelaksanaan SPMB dibangun melalui pelayanan yang baik, komunikasi yang terbuka
RRI.CO.ID, Padang - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menilai pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) pada jenjang SLBN, SMAN, dan SMKN di Kota Padang, Sumatra Barat, telah menerapkan prinsip akuntabel, transparan, dan inklusif. Hal itu disampaikan Direktur Jenderal Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus Kemendikdasmen Tatang Muttaqin.
Ia mengatakan kepercayaan masyarakat terhadap pelaksanaan SPMB dibangun melalui pelayanan yang baik, komunikasi yang terbuka. Serta proses seleksi yang dilaksanakan sesuai ketentuan.
"SPMB merupakan pintu masuk layanan pendidikan. Oleh karena itu seluruh satuan pendidikan harus memastikan proses penerimaan berjalan secara terbuka, jelas, dan inklusif," kata Tatang, Senin, 6 Juli 2026.
"Pelaksanaan SPMB Ramah bukan hanya proses penerimaan calon murid baru. Tetapi juga gerbang pertama pengalaman positif bagi murid dan orang tua untuk mendapatkan pendidikan yang bermutu," ujarnya menambahkan.
Menurut Tatang, praktik baik yang ditunjukkan sejumlah sekolah di Kota Padang membuktikan bahwa SPMB tidak hanya menjadi proses seleksi. Tetapi juga bagian dari upaya membangun kepercayaan masyarakat terhadap layanan pendidikan.
Ia menambahkan, keterbukaan informasi, pelayanan tanpa diskriminasi. Serta pendampingan kepada calon murid dan orang tua menjadi faktor penting dalam mewujudkan layanan pendidikan yang adil, akuntabel, dan bermutu.
Sementara itu, guru SMKN 6 Padang sekaligus panitia SPMB, Annisa Fitria, mengatakan pihak sekolah memastikan seluruh informasi pendaftaran dapat diakses masyarakat secara terbuka. Sekolah juga memberikan pendampingan kepada calon murid yang masih memerlukan arahan dalam menentukan pilihan konsentrasi keahlian.
Menurut Annisa, secara umum pelaksanaan SPMB di SMKN 6 Padang berjalan lancar dari sisi administrasi. Namun, masih terdapat calon murid yang membutuhkan pendampingan dalam menentukan pilihan program keahlian.
"Secara prosedur administrasi, pelaksanaan SPMB di SMKN 6 Padang berjalan lancar, pihak sekolah berupaya memberikan pelayanan yang dapat membantu orang tua dan calon murid. Akan tetapi, yang menjadi pekerjaan rumah kami adalah mengarahkan calon murid karena banyak yang masih bimbang memilih salah satu dari dua konsentrasi keahlian yang mereka tulis di formulir pendaftaran," ucap Annisa.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....