Irjen Wibowo Resmi Pimpin Korlantas Polri, Lanjutkan Estafet Transformasi

  • 05 Jul 2026 07:15 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Irjen Pol. Wibowo resmi menerima estafet kepemimpinan Korlantas Polri.
  • Kakorlantas lama menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh personel.
  • Tradisi pedang pora mengakhiri prosesi serah terima jabatan.

RRI.CO.ID, Jakarta - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menggelar serah terima jabatan Kepala Korps Lalu Lintas di Lapangan NTMC Polri. Jabatan tersebut diserahkan Irjen Pol. Agus Suryonugroho kepada Irjen Pol. Wibowo, Sabtu, 4 Juli 2026.

Prosesi serah terima berlangsung khidmat di hadapan jajaran Korlantas Polri. Momentum itu menandai berlanjutnya estafet kepemimpinan di Korps Lalu Lintas Polri.

Dalam sambutannya, Irjen Pol. Agus menyampaikan rasa bangga pernah menjadi bagian keluarga besar Korlantas Polri. Menurutnya, berbagai capaian selama bertugas lahir dari kebersamaan seluruh personel.

"Saya merasa bangga menjadi bagian keluarga besar Korlantas Polri bersama istri dan anak-anak. Berkat kebersamaan, kekompakan, dan rasa memiliki, banyak prestasi dapat kita ukir bersama," ujarnya saat acara serah terima jabatan, Sabtu, 4 Juli 2026.

Irjen Pol. Agus juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh personel sebelum mengakhiri masa tugasnya sebagai Kakorlantas. Permohonan itu disampaikan atas berbagai kebijakan maupun arahan selama memimpin.

"Apabila ada kebijakan, perintah, ataupun kegiatan yang membuat rekan-rekan kurang berkenan, saya menghaturkan permohonan maaf. Permohonan itu juga saya sampaikan mewakili istri dan anak-anak saya," katanya.

Meski meninggalkan jabatan, Irjen Pol. Agus menegaskan pengabdian kepada institusi tidak pernah berhenti. Ia pun menitipkan berbagai program strategis kepada Irjen Pol. Wibowo.

"Saya titip program Polantas Menyapa, Digital Korlantas, dan Transformasi Digital kepada Pak Bowo. Mari bersama mengubah wajah Polantas agar semakin dekat dan diterima masyarakat," pesannya.

Menurut Irjen Pol. Agus, perubahan harus dimulai dari sikap dan perilaku setiap anggota di lapangan. Pelayanan yang humanis dinilai menjadi kunci meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada Polantas.

"Mari kita doakan Korlantas Polri terus maju dan memberikan kontribusi terbaik kepada masyarakat. Saya mohon pamit meninggalkan Korlantas, tetapi bukan untuk berpisah," pungkasnya.

Upacara serah terima jabatan ditutup dengan tradisi pedang pora sebagai bentuk penghormatan. Tradisi tersebut mengiringi langkah Irjen Pol. Agus bersama Ny. Deny Agus meninggalkan Lapangan NTMC Polri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....