Apkasi Inisiasi Kerja Sama Dagang Antardaerah untuk Perkuat Ketahanan Ekonomi

  • 04 Jul 2026 08:30 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Apkasi bersama Kadin Indonesia menggelar Forum Bisnis Daerah (Forbisda) 2026 di Deli Serdang untuk memperkuat ketahanan ekonomi nasional melalui perdagangan antardaerah.
  • Forum menghasilkan sejumlah nota kesepahaman (MoU) antarkabupaten dan antara pemerintah daerah dengan pelaku usaha guna memperkuat pasokan pangan, hilirisasi komoditas, dan pengendalian inflasi.
  • Kadin Indonesia menyatakan siap mendukung penguatan perdagangan domestik, sementara Kementerian Perdagangan mengapresiasi sinergi antardaerah dalam menjaga stabilitas ekonomi dan inflasi.

RRI.CO.ID, Lubuk Pakam – Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) menginisiasi kerja sama perdagangan antardaerah melalui Forum Bisnis Daerah (Forbisda) 2026 di Kabupaten Deli Serdang, Sumatra Utara. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat ketahanan ekonomi nasional sekaligus menjaga stabilitas pasokan pangan di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Forum yang digelar bekerja sama dengan Kadin Indonesia pada Kamis, 2 Juli 2026 tersebut menghasilkan sejumlah nota kesepahaman (MoU) antardaerah maupun antara pemerintah daerah dengan pelaku usaha. Kerja sama difokuskan pada pengendalian inflasi, penguatan hilirisasi komoditas, serta peningkatan perdagangan domestik.

Ketua Umum Apkasi, Bursah Zarnubi, mengatakan Apkasi berperan sebagai mediator perdagangan antarkabupaten agar potensi daerah dapat saling terhubung dan menciptakan kekuatan ekonomi nasional.

"Kerja sama yang terbangun hari ini menjadi pintu awal untuk membuktikan bahwa kekuatan ekonomi Indonesia dimulai dari daerah, khususnya kabupaten," ujar Bursah.

Beberapa kesepakatan yang ditandatangani antara lain kerja sama perdagangan antara Kabupaten Deli Serdang dan Kabupaten Simalungun dalam pengendalian inflasi daerah, serta kerja sama Kabupaten Simalungun dengan Kabupaten Langkat untuk meningkatkan perdagangan regional.

Di sektor swasta, PT Juma Berlian dari Sumatra Utara menjalin kerja sama perdagangan komoditas bawang merah dengan CV Sudah Ada dari Kabupaten Brebes.

Bursah juga menilai daerah perlu memperkuat hilirisasi komoditas pertanian dan perkebunan agar nilai tambah dinikmati langsung oleh masyarakat. Menurutnya, industri pengolahan sebaiknya dibangun lebih dekat dengan sentra produksi sehingga dapat meningkatkan daya saing ekonomi daerah.

Direktur Eksekutif Apkasi, Sarman Simanjorang, menjelaskan Forbisda dirancang untuk mempertemukan potensi pasokan komoditas dari daerah dengan kebutuhan dunia usaha.

Dalam forum tersebut, sejumlah kepala daerah memaparkan komoditas unggulan masing-masing. Kabupaten Banyuasin menawarkan beras, kelapa dalam, dan udang, Kabupaten Gorontalo mempromosikan jagung, Kabupaten Deli Serdang menyampaikan potensi pertanian dan perkebunan, sedangkan Kabupaten Brebes memperkenalkan komoditas bawang merah.

Sesi berikutnya menghadirkan pelaku usaha nasional untuk membahas peluang investasi dan perdagangan. Hadir antara lain Direktur Mitra Adiperkasa Handaka Santosa, perwakilan Government Relations Alfamart Fatturachman, serta Bank Syariah Indonesia (BSI).

Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Azis Syamsudin menyatakan pihaknya mendukung penuh penguatan perdagangan antardaerah sebagai upaya memperbesar pemanfaatan pasar domestik.

Forum ini juga mendapat apresiasi dari Direktorat Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan yang diwakili Iqbal Shoffan Shofwan. Kegiatan tersebut dihadiri ratusan bupati dari berbagai daerah di Indonesia bersama unsur pemerintah dan dunia usaha.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....