Presiden Prabowo-Lukashenko Bertukar Pandangan Soal Upaya Perdamaian Dunia

  • 02 Jul 2026 18:43 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Presiden Prabowo dan Presiden Lukashenko bertukar pandangan mengenai berbagai isu kawasan dan global.
  • Indonesia dan Belarus menegaskan komitmen mendukung perdamaian serta stabilitas dunia.
  • Pertemuan bilateral menjadi momentum memperkuat kerja sama strategis kedua negara.

RRI.CO.ID, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Belarus Alexander Lukashenko bertukar pandangan mengenai berbagai isu regional dan global. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan kedua negara di tengah dinamika internasional yang terus berkembang.

Presiden Prabowo mengatakan pembahasan tidak hanya berfokus pada kerja sama bilateral. "Saya dan Presiden Lukashenko bertukar pandangan mengenai isu-isu yang menjadi perhatian bersama di tingkat kawasan dan global," kata Presiden Prabowo dalam pernyataan bersama kedua kepala negara di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis, 2 Juli 2026.

Presiden Prabowo mengatakan Indonesia dan Belarus memiliki komitmen yang sama dalam mendukung terciptanya stabilitas internasional. Komitmen tersebut dinilai penting untuk menjaga iklim kerja sama dan pembangunan yang berkelanjutan.

"Kami akan terus mendukung upaya-upaya untuk mewujudkan perdamaian dan stabilitas dunia," ujar Presiden. Kepala Negara mengatakan hubungan Indonesia dan Belarus saat ini terus berkembang di berbagai sektor.

Dalam pertemuan itu, kedua negara juga meluncurkan Peta Jalan Penguatan Kerja Sama Indonesia-Belarus 2026-2030. Dokumen tersebut akan menjadi kerangka pengembangan hubungan bilateral selama lima tahun ke depan.

Selain itu, delegasi kedua negara turut menyepakati sejumlah dokumen kerja sama di berbagai bidang. Kerja sama tersebut mencakup sektor kesehatan, kebudayaan, akreditasi nasional, pelaporan transaksi keuangan, industri, sains dan teknologi, jasa keuangan, hingga pertahanan.

Presiden Prabowo berharap seluruh kesepakatan yang dicapai dapat segera diimplementasikan. Dengan begitu, hubungan Indonesia dan Belarus tidak hanya semakin erat secara diplomatik, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat kedua negara.

Kunjungan Presiden Lukashenko ke Indonesia merupakan kunjungan kenegaraan kedua setelah kunjungan pertamanya pada 2013. Pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat kemitraan Indonesia dan Belarus di berbagai bidang strategis.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....