Presiden Prabowo Apresiasi Kunjungan Kenegaraan Presiden Belarus

  • 02 Jul 2026 16:58 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi atas kunjungan kenegaraan Presiden Belarus Alexander Lukashenko ke Indonesia.
  • Kunjungan Presiden Lukashenko dinilai menjadi momentum penting memperkuat kemitraan strategis Indonesia-Belarus.
  • Presiden Prabowo optimistis hubungan Indonesia-Belarus akan menghasilkan kerja sama yang bermanfaat bagi kedua negara.

RRI.CO.ID, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi atas kunjungan kenegaraan Presiden Belarus Alexander Lukashenko ke Indonesia. Presiden Prabowo mengatakan kunjungan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat hubungan bilateral sekaligus membuka peluang kerja sama yang lebih luas.

Kunjungan tersebut merupakan kunjungan kedua Presiden Lukashenko ke Indonesia setelah kunjungan pertamanya pada 2013. "Saya ingin menyampaikan apresiasi dan penghargaan atas kunjungan kenegaraan Yang Mulia untuk kedua kalinya ke Indonesia," kata Presiden Prabowo dalam pernyataan bersama Presiden Lukashenko usai pertemuan bilateral di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis, 2 Juli 2026.

Dalam pertemuan itu, kedua pemimpin membahas berbagai isu strategis untuk memperkuat kemitraan Indonesia dan Belarus. Pembahasan mencakup kerja sama politik, ekonomi, perdagangan, industri, ketahanan pangan, pendidikan, kebudayaan, hingga pertahanan.

Presiden mengatakan hubungan Indonesia dan Belarus terus menunjukkan perkembangan positif sejak pertemuannya dengan Presiden Lukashenko di Minsk, Belarus, pada 2025. Salah satu capaian penting dalam kunjungan kali ini adalah peluncuran Peta Jalan Penguatan Kerja Sama Indonesia-Belarus 2026-2030.

Presiden mengatakan dokumen tersebut akan menjadi kerangka pengembangan hubungan bilateral kedua negara selama lima tahun mendatang. Peta jalan itu juga mencerminkan komitmen bersama untuk membangun kerja sama yang lebih terarah dan konkret.

Presiden menilai Belarus merupakan mitra penting Indonesia di kawasan Eurasia. Karena itu, penguatan hubungan kedua negara dinilai memiliki nilai strategis bagi kepentingan pembangunan nasional.

"Saya juga yakin momentum ini akan semakin memperkuat kemitraan Indonesia-Belarus dan membuka peluang kerja sama yang lebih luas. Dengan hasil nyata yang bermanfaat bagi kesejahteraan dan kemakmuran kedua rakyat kita," ujar Presiden.

Presiden juga menyatakan akan membalas kunjungan Presiden Lukashenko pada kesempatan mendatang. Langkah tersebut diharapkan semakin mempererat hubungan persahabatan dan kerja sama strategis antara Indonesia dan Belarus di berbagai sektor.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....