Komisi VI Apresiasi Transformasi Perumnas

  • 01 Jul 2026 22:55 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Komisi VI DPR RI mengapresiasi transformasi Perumnas melalui pengembangan kawasan berbasis Transit Oriented Development (TOD).
  • DPR mengingatkan Perumnas untuk mengatasi tantangan keuangan sekaligus mendukung Program Tiga Juta Rumah.
  • Perumnas menyebut hunian TOD mendapat respons positif, dengan tingkat penjualan mencapai 80–90 persen.

RRI.CO.ID, Jakarta – Komisi VI DPR RI mengapresiasi transformasi yang dilakukan Perum Perumnas dalam pengembangan hunian. Langkah tersebut dinilai mendukung penyediaan rumah layak sekaligus Program Tiga Juta Rumah.

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade mengatakan Perumnas telah melakukan berbagai pembenahan strategis. Salah satunya melalui pengembangan kawasan berbasis 'Transit Oriented Development' (TOD).

“Komisi VI DPR RI mengapresiasi langkah transformasi yang telah dilakukan Perum Perumnas. Termasuk pengembangan kawasan terintegrasi dengan simpul transportasi umum revitalisasi rumah susun serta restrukturisasi dan optimalisasi aset perusahaan,” ujarnya saat Rapat Dengar Pendapat di Senayan, Jakarta, Rabu, 1 Juli 2026.

Meski demikian, Andre menilai Perumnas masih menghadapi sejumlah tantangan. Di antaranya tekanan kinerja keuangan, tingginya beban utang, dan keterbatasan permodalan.

Menurutnya, sektor perumahan memiliki peran penting bagi kesejahteraan masyarakat. Sektor ini juga menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi nasional.

Andre menegaskan Perumnas harus menjaga kinerja perusahaan sekaligus menjalankan mandat sosial pemerintah. Perusahaan juga diharapkan mendukung penyediaan hunian layak dan terjangkau.

Pelaksana Tugas Direktur Utama Perum Perumnas Imelda Alini Pohan mengatakan pengembangan TOD menjadi fokus perusahaan. Konsep tersebut menghadirkan hunian yang terintegrasi dengan transportasi publik.

"Salah satu fokus utama kami adalah membangun kawasan berbasis Transit Oriented Development atau TOD. Masyarakat tidak hanya memperoleh hunian tetapi juga kemudahan akses pada transportasi publik, pusat aktivitas ekonomi serta lingkungan yang lebih terintegrasi," ujar Imelda.

Ia mengatakan pengembangan TOD dilakukan melalui sinergi dengan PT KAI. Perumnas juga melibatkan BUMN Karya dalam proses pembangunan.

Menurut Imelda, kawasan TOD tidak hanya menyasar masyarakat menengah ke atas. Perumnas juga menyediakan rumah subsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

"Meskipun rumah subsidi, para penghuni tetap bisa menikmati kawasan, fasilitas dan kualitas lingkungan yang baik. Alhamdulillah respons pasar juga cukup baik, dengan tingkat penjualan kami sudah 80 sampai 90 persen.Ini menunjukkan bahwa masyarakat menerima dengan baik konsep hunian TOD ini dan kedepannya ini yang menjadi dasar kami untuk membangun TOD-TOD lainnya," ujarnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....