LPDP Pastikan Beasiswa Tetap Berjalan Penuh Meski Ada Efisiensi Anggaran

  • 30 Jun 2026 10:30 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) memastikan program beasiswa tetap berjalan penuh dan tidak terdampak kebijakan efisiensi anggaran pemerintah.
  • Direktur Utama LPDP Yon Arsal menegaskan pembiayaan beasiswa bersumber dari hasil investasi dana abadi pendidikan, bukan anggaran operasional.

RRI.CO.ID, Jakarta - Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) memastikan program beasiswa tetap berjalan penuh dan tidak terdampak kebijakan efisiensi anggaran pemerintah. Penghematan hanya dilakukan pada biaya operasional lembaga, sementara pendanaan beasiswa tetap menjadi prioritas.

Direktur Utama LPDP Yon Arsal menegaskan pembiayaan beasiswa bersumber dari hasil investasi dana abadi pendidikan, bukan anggaran operasional. Pendanaan tersebut memastikan program beasiswa tetap berkelanjutan.



“Kita diberikan amanah untuk mengoptimalkan hasil kelolaan investasi dari dana abadi yang kita kelola. Apakah terdampak efisiensi anggaran? Terdampak, tetapi yang kita efisiensikan adalah biaya operasional kantor,” kata Yon dalam media briefing LPDP di Jakarta, Senin, 29 Juni 2026.

Lebih lanjut, Yon menegaskan kebijakan efisiensi tidak menyentuh anggaran beasiswa. Menurutnya, seluruh hasil investasi dana abadi tetap disalurkan untuk membiayai penerima beasiswa.

“Kalau untuk beasiswa, kita tidak melakukan efisiensi. Hasil investasi seluruhnya kita salurkan. Yang kita optimalkan adalah hasil investasinya,” ujarnya.

Ia mengakui LPDP menghadapi tantangan akibat fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat. Kondisi tersebut berpengaruh terhadap pembiayaan penerima beasiswa yang menempuh studi di luar negeri karena sebagian besar pendanaannya menggunakan mata uang dolar AS.

“Kemarin dolar sempat naik. Sebagian besar penerima beasiswa di luar negeri menerima pembiayaan dalam bentuk dolar. Itu tentu menjadi tantangan tersendiri,” ucapnya.

Meski demikian, Yon memastikan perubahan nilai tukar tidak akan mengurangi kuota penerima beasiswa. LPDP, kata dia, akan mengoptimalkan anggaran yang tersedia agar program tetap berjalan sesuai target.

“Apakah kita mengurangi jumlah beasiswa? Tidak. Kita akan mengoptimalkan anggaran yang tersedia sebaik mungkin,” ucap Yon menegaskan.

Selain mengoptimalkan hasil investasi, LPDP juga terus memperluas skema pendanaan bersama (co-funding) dengan berbagai perguruan tinggi dan pemerintah di luar negeri. Skema tersebut diharapkan dapat meningkatkan jumlah penerima beasiswa tanpa mengurangi kualitas program.

Hingga 31 Mei 2026, LPDP mengelola dana abadi pendidikan senilai Rp180,81 triliun. Hasil investasinya menopang pembiayaan beasiswa berkelanjutan.

Sejak berdiri pada 2013, LPDP telah menyalurkan beasiswa kepada 58.749 penerima. Dari jumlah itu, sebanyak 34.334 orang telah menyelesaikan studi dan menjadi alumni.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....