LPDP Longgarkan Syarat Bahasa Inggris Pendaftar Afirmasi Tahap II 2026
- 30 Jun 2026 08:20 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) melonggarkan persyaratan kemampuan bahasa Inggris bagi pendaftar afirmasi tujuan luar negeri pada seleksi Beasiswa LPDP Tahap II Tahun 2026.
- Direktur Beasiswa LPDP Dwi Larso mengatakan, pendaftar afirmasi tanpa LoA Unconditional kini dapat memakai sertifikat bahasa Inggris perguruan tinggi dalam negeri.
RRI.CO.ID, Jakarta - Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) melonggarkan persyaratan kemampuan bahasa Inggris bagi pendaftar afirmasi tujuan luar negeri pada seleksi Beasiswa LPDP Tahap II Tahun 2026. Kebijakan tersebut diberlakukan untuk memperluas akses peserta sekaligus mengurangi beban biaya pendaftaran.
Direktur Beasiswa LPDP Dwi Larso mengatakan, pendaftar afirmasi tanpa LoA Unconditional kini dapat memakai sertifikat bahasa Inggris perguruan tinggi dalam negeri. “Skor minimal yang dipersyaratkan adalah 500 dari 35 perguruan tinggi yang telah ditetapkan LPDP,” kata Dwi Larso saat konferensi pers di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin, 29 Juni 2026.
Menurutnya, peserta yang telah mengantongi LoA Unconditional sesuai program studi dan perguruan tinggi tujuan LPDP tidak lagi diwajibkan melampirkan sertifikat kemampuan bahasa Inggris. Ketentuan tersebut berlaku bagi pendaftar afirmasi maupun nonafirmasi, dengan pengecualian pada beberapa program beasiswa tertentu.
“Kami tidak ingin banyak orang yang harus membayar. Tetapi kemudian tidak mendapatkan beasiswa,” ujarnya.
Dwi menjelaskan, penyesuaian persyaratan dilakukan setelah LPDP mengevaluasi pelaksanaan seleksi tahap pertama tahun 2026. Dari sekitar 78 ribu pendaftar, hanya sekitar 2.700 orang yang dinyatakan lolos sebagai penerima beasiswa.
“Kami telah memverifikasi 35 perguruan tinggi agar hasil tes bahasa Inggris yang diterbitkan akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. Kami memastikan seluruh sertifikat diterbitkan lembaga yang memenuhi standar validitas untuk mendukung proses seleksi Beasiswa LPDP 2026,” ucap Dwi.
Selain pendaftar afirmasi, LPDP juga memberikan sejumlah penyesuaian bagi pendaftar nonafirmasi. Peserta tujuan dalam negeri kini dapat menggunakan sertifikat bahasa Inggris dari pusat bahasa perguruan tinggi dalam negeri maupun TOEP, sedangkan pendaftar tujuan luar negeri mendapat tambahan pilihan sertifikat Duolingo.
Selain itu, LPDP menambah pilihan sertifikat bahasa Inggris bagi pendaftar Doctor by Research sekaligus menurunkan skor minimal dibanding seleksi tahap pertama. Kebijakan tersebut diharapkan memperluas akses talenta riset untuk melanjutkan studi doktor melalui program Beasiswa LPDP Tahun 2026.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....