Kemkomdigi: Lonjakan Aktivitas Judol Meningkat 128 Persen

  • 29 Jun 2026 17:55 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi), mencatatkan terjadinya lonjakan aktivitas judi online di media sosial
  • Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital (Dirjen PRD), Alexander Sabar mengatakan, lonjakan aktivitas judol dalam dua pekan terakhir mencapai 128 persen
  • Lonjakan aktivitas judol ini menyasar pada akun media sosial yang mendapatkan banyak interaksi dari masyarakat

RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) mencatatkan terjadinya lonjakan aktivitas judi online (judol) selama dua pekan terakhir. Hal itu diungkapkan Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital (Dirjen PRD) Kemkomdigi, Alexander Sabar.

Ia mengatakan bahwa aktivitas judol melonjak hingga 128 persen dari pengawasan dalam periode sebelumnya. Aktivitas itu dijelaskan Dirjen PRD, seperti diantaranya penyebaran komentar spam, hingga promosi judol di berbagai lini media sosial.

"Berdasarkan hasil pemantauan, selama dua minggu terakhir terjadi lonjakan sekitar 128% dibandingkan rata-rata temuan pada periode Januari sampai Juni 2026. Adanya peningkatan signifikan penyebaran komentar spam yang mempromosikan judi online pada sejumlah akun media sosial dari berbagai platform," kata Alexander dalam konferensi persnya di Kantor Kemkomdigi, Jakarta, Senin, 29 Juni 2026.

Ia menuturkan bahwa melonjaknya aktivitas judol ini, sangat terorganisir, dengan memanfaatkan perkembangan teknologi. Dirjen PRD menjelaskan, setiap konten promosi judol, menggunakan sistem bot memantau aktivitas interaksi media sosial.

"Hasil analisis kami, hal ini menunjukkan bahwa lonjakan ini merupakan bagian dari aktivitas terorganisir transnasional. Memanfaatkan sistem otomatis, atau mesin atau bot, untuk memantau media sosial secara real time," ujarnya.

Dari hal ini dijelaskan Alexander, konten promosi judol akan masuk kedalam akun media sosial yang mengalami interaksi besar. Pada tahapan ini lah konten dan promosi judol di muat dalam kolom interaksi, dengan menyertakan alamat situs judol.

"Ketika unggahan akun dengan jangkauan tinggi mengalami peningkatan interaksi, sistem tersebut menyebarkan komentar berisi promosi secara otomatis. (Menyebarkan konten), maupun tautan menuju situs judi online," ujar Alexander.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....