Mentan Kumpulkan Rektor untuk Perkuat Inovasi Pertanian

  • 28 Jun 2026 22:55 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Mentan Andi Amran Sulaiman mengumpulkan rektor perguruan tinggi Indonesia Timur untuk memperkuat kolaborasi riset pertanian
  • Kolaborasi difokuskan pada pengembangan inovasi dan teknologi yang dapat diterapkan langsung oleh petani
  • Kementan membuka peluang pendanaan riset guna mendorong penguatan penelitian di perguruan tinggi
  • Sejumlah pimpinan kampus menyatakan siap mendukung swasembada pangan melalui inovasi pertanian
  • Sinergi kampus dan Kementan sejalan dengan arahan Presiden Prabowo memperkuat kemandirian pangan nasional

RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman mengumpulkan rektor dan pimpinan perguruan tinggi kawasan Indonesia Timur, Minggu 28 Juni 2026. Pertemuan itu memperkuat kolaborasi riset dan inovasi pertanian menuju swasembada pangan.

Dalam pertemuan di Jakarta Selatan, Mentan memaparkan perkembangan sektor pertanian nasional. Ia menjelaskan peningkatan produksi pangan, penguatan cadangan pangan, serta berbagai terobosan menuju swasembada berkelanjutan.

Mentan juga membuka ruang kerja sama yang lebih luas dengan perguruan tinggi. Kolaborasi difokuskan pada pengembangan riset, inovasi, dan teknologi yang dapat dimanfaatkan langsung oleh petani.

Rektor Universitas Tadulako Amar menyambut baik langkah tersebut. Menurutnya, perguruan tinggi mendapat gambaran menyeluruh mengenai arah pembangunan pertanian nasional.

"Hari ini Pak Menteri memberikan gambaran sistem swasembada pangan Indonesia dengan data yang sangat lengkap. Kami juga diajak memperkuat kerja sama menghasilkan inovasi teknologi pertanian," ucap Amar.

Ia mengatakan Kementan juga membuka peluang pendanaan riset. Dukungan itu dinilai menjadi motivasi bagi kampus untuk memperkuat penelitian dan pengabdian masyarakat.

Wakil Rektor I Bidang Akademik Institut Teknologi Bacharuddin Jusuf Habibie, Andi Ilham Latunra, menilai kolaborasi tersebut menjadi langkah visioner. Perguruan tinggi didorong mengambil peran menghadapi tantangan perubahan iklim melalui inovasi pertanian.

"Sungguh luar biasa pertemuan dengan Pak Mentan. Kami siap berada di garis terdepan mendukung swasembada pangan berkelanjutan," katanya.

Sementara itu, Wakil Rektor II Universitas Halu Oleo Ida Usman mengaku memperoleh banyak inspirasi dari pemaparan Mentan. Kampusnya akan mengembangkan berbagai program yang mendukung pembangunan pertanian di Sulawesi Tenggara.

"Presentasi Pak Menteri memunculkan banyak ide yang akan kami laksanakan di daerah. Ini sangat penting untuk mendukung pembangunan pertanian," ucapnya.

Kolaborasi Kementerian Pertanian dengan perguruan tinggi sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto. Presiden sebelumnya meminta kampus menjadi pusat lahirnya riset, inovasi, dan teknologi yang mampu memperkuat kemandirian pangan Indonesia.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....